Talud Pekon Sanggi Diduga Asal Jadi

Chandra | Fajar Sumatera

KOTAAGUNG – Pekerjaan talud Pekon Sanggi Kecamatan Bandar Negri Smuong, Tanggamus, tepatnya di Pedukuhan Banjar Agung, diduga dikerjakan asal jadi.

Selain itu, pembangunan talud yang menggunakan dana desa miliaran rupiah itu juga dinilai tidak transparan sebab dana yang digunakan tidak ada papan pemberitahuan.

Tokoh masyarakat di wilayah itu yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, pekerjaan di pedukuhan ini sudah cukup lama tidak ada perbaikan namun beberapa bulan ini kami di kagetkan adanya pembangunan talud sepanjang 180 meter hanya di kerok bagian atas/rehab, langsung di pasang batu.

Baca Juga:  Samsul Hadi Ingatkan Pentingnya Pendidikan

“Talud ini sebenarnya sudah sejak lama di bangun oleh kepala pekon Melawan sekitar 20 tahun lalu. Dan baru sekarang di rehab bagian atas saja padahal menurut Fani Pj Kepala  pekon Sanggi kepada kami masyarakat  ini dianggarkan pekerjaan baru. Namun kenyataannya hanya sebatas di rehab, pembahan batu di atas dan di plester,” jelasnya.

Baca Juga:  Samsul Buka Pembinaan KIM

Dia berharap penegak hukum segera ditindaklanjuti supaya jangan ada lagi mark up di pekon Sanggi.

Sementara Pj Kepala Pekon Sanggi Fani saat di hubungi via telpon mengatakan, talud itu bukan 180 meter tapi 285 meter dan ada penambahan 60 meter untuk mencukupi volume perjaan maka pekerjaan tersebut 300 meter lebih. (SB/CD)

Pekon Sanggi Talud Asal Jadi Tanggamus

Posting Terkait