Tanggul Irigasi Sendang Kuring Perlu Perbaikan

Kepala kampung Serdang Kuring kecamatan Bahuga Ali basah, angkat bicara mengenai perihal banyak nya kerusakan tanggul irigasi sawah yang jebol dan telah lama terbengkalai sejak awal di bangun tahun 1998 hingga kini belum ada perbaikan mengakibatkan penurunan hasil panen padi di karenakan kurangnya suplai air, senin 06/09/2021)

Way kanan, mengingat bahuga kecamatan penghasil padi terbesar di Way kanan hingga sampai di namakan lumbung padi way kanan, selain kualitas padi yang dihasilkan cukup bagus wilayah dataran sawah nya pun cukup luas, oleh sebab itu suplai air sangat dibutuhkan oleh petani padi di Bahuga khususnya di kampung Serdang Kuring.

Namun beberapa tahun terakhir ini petani mulai keluhkan turunya volume hasil panen itu disebabkan karena kelangkaan air yang biasanya setiap musim tanam petani bisa menanam namun sekarang petani hanya bisa menatap lahan nya tatkala musim penghujan tiba Petani harapkan uluran tangan pemerintah kabupaten Way kanan segera memperbaiki irigasi sawah di kampung Serdang Kuring agar masyarakat bisa dapat menanam padi setiap musim.

Kepala kampung Serdang Kuring Ali Basah menyampaikan keinginan masyarakat dan dirinya kepada pemerintah kabupaten Way kanan.

“pertama masalah saluran tersiar yang sudah banyak yang rusak parah yang selama pembangunan dari tahun 1998 sampai hari ini belum pernah ada perbaikan, yang kedua kesalahan pembangunan bak penampungan air yang terlalu rendah dari pada lahan sehingga air belum sampai di lahan bak itu sudah penuh luber tak sanggup untuk menampung air dikarenakan pembangunan bak terlalu rendah dari lahan, Ini mengakibatkan kurang lebih 15 hektar sawah tidak bisa ditanami padi karena air tidak bisa sampai ke lahan kami berharap kepada pemerintah terkait untuk segera memperbaiki agar kami bisa bercocok tanam padi setiap musim”. ucapannya

Sementara itu Toib salah satu warga kampung Serdang Kuring sekaligus petani padi menceritakan keluhannya kepada awak media yang sedang bertugas,

“Mengenai kerusakan saluran irigasi sawah yang mana saluran air ini sangat dibutuhkan petani namun kondisinya rusak parah sehingga tidak bisa mengairi seluruh sawah petani akibatnya yang biasanya petani bisa panen padi 2-3× dalam setahun ini hanya bisa sekali saja di kala musim penghujan tiba saya mengharapkan kepedulian pemerintah kabupaten Way kanan akan nasib kami”. Tutupnya

Penulis:Hendri/Habibi

Posting Terkait