Tega, Pemkab Tuba Tahan Dana Beasiswa

TULANG BAWANG, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang  enggan membayar hutang sebesar 1,080 Milyar kepada pihak SMA Kebangsaan yang berada di kabupaten Lampung Selatan.

Hutang Rp.1,080 Milyar tersebut merupakan biaya /Bea Siswa para siswa-siswi asal kabupaten Tulang Bawang yang menempuh Pendidikan di SMA Kebangsaan terhitung selama tiga tahun.

Kepala sekolah SMA Kebangsaan Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung Hardian yang dihubungi melalui sambungan selulernya membenarkan jika sampai saat ini Pemkab Tulang Bawang belum membayar seluruh biaya sekolah para siswa-siswi di SMA Kebangsaan.

“Benar belum ada pembayaran dari pemkab terhadap kami pihak SMA Kebangsaan,”tegas Hardian.(27/10) kemarin.

Padahal menurut Hardian biaya Pendidikan siswa-siswi asal Tulang Bawang yang menimba ilmu di SMA Kebangsaan merupakan kewajiban Pemkab Tulang Bawang.

“Saya sudah berusaha datang langsung ke Dinas Pendidikan beberapa kali untuk meminta pembayaran namun sampai sekarang nihil,Dinas Pendidikan beralasan Nota Dinas permintaan pembayaran sudah dinaikan kepada pak Sekda namun pal sekda tidak menanggapi,”bebernya.

Dijelaskan Hardian Hutang sebesar 1,080 Milyar adalah akumulatif biaya 10,orang Siswa-siswi asal Tulang Bawang yang menempuh pendidikan selama tiga tahun 2018 hingga 2020.

“Kisaran biaya satu Siswa untuk satu tahun mencapai Rp.36,Juta,dihitung rata-rata biaya perbulan siswa mencapai Rp.3.600.000,-persiswa,artinya kalkulasi biaya untuk 10 orang siswa Rp.360,juta pertahun jika dikalikan tiga tahun mencapai Rp.1,080,000.000,-,”nilai ini yang mesti harus dibayar kepada kami pihak SMA Kebangsaan,”urainya.

Dipaparkan Hardian perjanjian kerja sama MoU Pendidikan antara Pemkab Tulang Bawang dengan pihak SMA Kebangsaan telah ada sejak kepemimpinan Bupati Ir Hanan A Rozak.

Setiap tahun atau ajaran baru lanjutnya minimal Tulangbawang mengirimkan 10 orang siswa-siswi untuk menempuh pendidikan di SMA Kebangsaan,dengan pembiayaan pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh pemkab.

“Saya juga binggung kok urusan Pendidikan Pemkab Tulang Bawang sepertinya ruwet padahal inikan kepentingan generasi bangsa,jika anggaran memang sudah ada kenapa tidak dibayar yang pasti kami tetap berharap itikad baik Pemkab agar segera melunasi seluruh biaya para siswa-siswi asal Tulang Bawang di SMA Kebangsaan,”Harapnya.(Fs-Murni)

 

Posting Terkait