Tender Proyek Dinas Kesehatan Pringsewu Sarat Kongkalikong

Ilustrasi kongkalikong

PRINGSEWU,- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Purhadi, seolah buang badan terkait tender proyek tahun 2017 terindikasi sarat praktik kongkalikong. Terlebih setiap tahun tender proyek diduga kuat dikondisikan.

Apalagi melalui jalur elektronik dengan tender proyek tahun angaran 2016 bahkan proses tendernya lebih parah dan kuat dugaan sarat akan Korupsi. Seharusnya, peserta lelang menyetujui transaksi yang dilakukan melalui aplikasi lelang melalui Internet dan tidak boleh melanggar peraturan perundang¬ undangan yang berlaku di Indonesia.

Berdasarkan penelusuran dokumen yang diperoleh harian fajar sumatera, tender proyek milik Dinas Kesehatan tahun angaran 2016 yang bersumber dari kas Negara. Diduga pemenangnya telah dikondisikan sejak awal dengan modus lelang yang sama ditahun 2017 ini.

Apabila benar dugaan tersebut, maka hal itu disinyalir telah mengangkangi peraturan Presiden (Perpres) No 4 Tahun 2015 tentang pengadaan barang dan jasa serta undang-undang nomer 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, dan Pasal 4 (Ayat 5 dan 6) Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Pegawai Negeri Sipil.

Apalagi aroma kecurigaan itu memiliki landasan yang cukup kuat, yakni nilai penawaran peserta mayoritas yang diajukan oleh perusahan pendamping telah dipersiapkan si pemenang tender, selain itujuga harga perkiraan sendiri (HPS), terdapat kesamaan dalam nilai penawaran dari perusahan berbeda dipaket yang sama.

Lebih parahnya lagi, terdapat rekanan yang bisa memenangkan tender 3 sampai 4 paket sekaligus dengan penawaran yang mendekati nilai pagu anggaran yang sudah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Pringsewu dengan mayoritas peserta tender sama.

Seperti halnya tender pengadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dikerjakan CV. Poerwani Kusuma Jaya bisa memenangkan tender 3 sampai 4 proyek sekaligus dengan nilai penawaran mendekati harga perkiraan sendiri, kalau dihitung keseluruhan dari penawaran kurang dari satu persen.

Proyek tahun 2016 kurang lebih berjumlah 6 unit untuk pengadaan IPAL yang dikerjakan CV. PKJ dengan pagu angaran 486 juta dengan penawaran rata-rata 479.376.000 disetiap satu unit IPAL yang dikerjakan rekanan, kemudian pekerjaan yang sama juga dimenangkan oleh perusahan pendamping dari CV. PKJ dalam satu tender yang sama ya itu CV. Tirta Mitra Jaya dengan memenangkan tander 2 paket pengadaan IPAL dengan harga penawaran mencapai Rp478.129.000.

Demi menyajikan keberimbangan berita terkait dugaan kongkalikong tender proyek Dinas Kesehatan,  Fajar Sumatera konfirmasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Purhadi. Melalui sambungan telpon, Purhadi justru membantah terkait pengondisian paket kerjaan tersebut, menurutnya bahwa tender terbuka yang dilakukan oleh tim nya sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada pengondisian dalam pelelangan pekerjaan.

“Tim saya sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang ada,”kata dia, Senin (7/8).

Justru Purhadi malah memerintahkan kepada Fajar Sumatera ini untuk mengkonfirmasi melalui Sekertaris Dinasnya atau melalui Tim perencanaan.

“Saya kurang tahu, tapi menurut saya itu tidak menyalahi, supaya lebih jelas silahkan saja konfirmasi ke Pak Jarwo atau pokjanya,”tandasnya. (DN)

1,644 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Kongkalikong

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan