Ternyata Sekda Lampung Selatan Thamrin Lebih Sugih Dibanding Hermansyah Hamidi dan Syahroni

KPK Periksa Sekda Lampung Selatan Thamrin Untuk Tersangka Eks Kadis PU-PR Hermansyah Hamidi

Sekda Lampung Selatan Thamrin.

Fajar Sumatera – Sekretaris Daerah [Sekda] Lampung Selatan Thamrin agaknya beranggapan berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] adalah hal enteng.

Kesan itu tergambar dari mangkirnya Thamrin dari panggilan KPK. Dia sedianya diminta untuk menghadap penyidik sebagai saksi terperiksa atas berkas kasus tersangka kasus dugaan korupsi: eks Kadis PU-PR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi. Panggilan itu berlangsung tanggal 26 Oktober 2020.

Baca Juga:  Alzier Desak KPK Tetapkan Status Nunik

Sebelum dinyatakan mangkir, KPK melalui Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan Ali Fikri telah terlebih dahulu menyampaikan peringatan kepadanya: Thamrin diminta bersikap koorperatif.

Peringatan KPK itu terafirmasi keesokan harinya. Thamrin teryata tak hadir. 27 Oktober 2020, Ali Fikri mengeluarkan statemen agar Thamrin kooperatif pada panggilan kedua– yang dijadwalkan di tanggal 3 November 2020.

Dilihat dari laman KPK, nilai harta Thamrin berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negera [LHKPN] tahun 2019 lebih besar dibanding Hermansyah Hamidi dan Syahroni.

Baca Juga:  Inspektorat Lampung Barat Ditegur, KPK Endus Ada Indikasi Penyimpangan Dana Desa Senilai Rp21 Miliar

Syahroni adalah Kadis PU-PR Lampung Selatan periode Januari tahun 2020. Ia juga merupakan salah satu tersangka selain Hermansyah Hamidi, yang penetapan status itu dilakukan KPK atas hasil pengembangan perkara korupsi mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Harta Thamrin tercatat sebanyak: Rp 9.512.624.164. Besaran harta di LHKPN milik Thamrini ini ketika ia masih menjabat Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Lampung Selatan.

Baca Juga:  KPK Awasi Setiap Proses Sidang Perkara Agung Ilmu Mangkunegara di PN Tipikor Tanjungkarang

Sementara, hrta Hermansyah Hamidi tercatat sebanyak: Rp 8.985.136.737. Besaran harta ini dituangkannya di LHKPN ketika jabatannya sudah Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Lampung Selatan.

Kemudian, harta Syahroni tercatat sebanyak: Rp 4.125.000.000. Besaran harta tersebut dicatatnya di LHKPN saat menjabat sebagai Kadis PU-PR.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Hermansyah Hamidi KPK Sekda Lampung Selatan Thamrin Syahroni Thamrin Zainudin Hasan

Posting Terkait