Tertimpa Pohon Aren, Warga Pulau Panggung Tewas

Foto: Chandra

KOTAAGUNG – Apes, niat membersihkan kebun dari batang aren dan membantu pria tukang chainsaw, Iswanto (50) malah tertimpa sehingga meninggal dunia di kebunnya sendiri, Rabu (11/9) siang.

Pasalnya setelah tertimpa pohon aren itu, korban yang merupakan warga Pekon Tanjung Bagelung Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus mengalami luka parah di pelipis dan rahang bawah.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH mengatakan korban meninggal dunia di kebunnya sendiri di wilayah perkebunan Air Kembuaiyan Pekon Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung.

“Korban tertimpa pohon aren yang akan ditebang dikebunnya sendiri sekitar pukul 13.00 Wib,” kata Iptu Ramon dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Rabu (11/9) petang.

Iptu Ramon menjelaskan, kronologis kejadian yakni pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wib, korban meminta tolong kepada saksi Minhayadi (37) yang merupakan tetangganya untuk menebang pohon aren (enau) yang berada dikebun miliknya.

Kemudian, setelah selesai melakukan penebangan terhadap beberapa pohon, tepatnya sekitar pukul 13.00 Wib, saksi Minhayadi kembali melakukan penebangan berikutnya terhadap pohon aren yang menimpa korban.

Dimana saat melakukan penebangan tersebut, korban membantu memasangkan ganjal (baji) dipohon aren yang mulai terpotong agar memudahkan untuk merobohkan kayu tersebut.

Lantas setelah kayu tersebut terpotong, korban juga membantu mendorong kayu aren tersebut agar roboh kearah yang telah ditentukan, akan tetapi setelah kayu tersebut terputus ditebang oleh mesin chainsaw, tiba-tiba batang aren itu roboh berbalik arah sehingga menimpa korban.

“Melihat kejadian tersebut kemudian saksi Minhayadi langsung mengangkat korban untuk dinaikan keatas motor. Namun karena tidak kuat, kemudian ia memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat pekon Tanjung Begelung dan keluarga korban untuk membawa korban,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya telah melakukan pemeriksaan TKP dan memeriksa korban serta meminta keterangan pihak medis terkait luka yang dialami korban.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saki, korban murni kecelakaan kerja, sementara berdasarkan keterangan medis korban mengalami patah/retak tulang kepala dekat pelipis kiri, remuk tulang rahang bawah dan luka robek lengan atas kanan,” ujarnya.

Saat ini jenazah korban masih disemayamkan di rumah duka guna proses pemakaman di Pekon Tanjung Bagelung Kecamatan Pulau Panggung.
“Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah akan dimakamkan besok,” pungkasnya. (SB/CD)

Posting Terkait