Terungkap! Komisi III DPRD Lampura Suap Kadis PUPR

Foto: Tinus/Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Komisi III DPRD Lampung Utara disebut oleh saksi turut memberikan fee proyek kepada terdakwa Syahbudin selaku Kepala Dinas PUPR Lampung Utara. Hal ini menjadi fakta baru dalam persidangan lanjutan perkara suap fee proyek Lampung Utara, Senin (9/3).

Pada sidang lanjutan, di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, sebanyak 8 orang saksi dihadirkan untuk memberikan keterangannya.

Baca Juga:  Sejumlah Nama Penerima Suap Fee Proyek Lampura Akan Dipanggil

Saksi yang dihadirkan kali ini, sebanyak 6 orang merupakan pegawai dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dan 2 diantaranya merupakan pejabat pembuat komitmen.

Dari keterangan para saksi yang dihadirkan kali ini, saksi Mangku Alam selaku pensiunan pengawasan dinas PU Lampung Utara,  membeberkan bahwa sistem pemenangan lelang tender proyek yang selama ini berjalan telah ditentukan terlebih dahulu rekanan yang akan mengerjakannya.

Baca Juga:  KPK Geledah Ruang Kabid Bina Marga dan Kadis PUPR Lampura

Dimana setiap rekanan yang bersedia memberikan komitmen fee sebesar 20 dan 30 persen sebelum lelang diadakan, maka akan ditentukan sebagai pemenang paket proyek yang dilelang oleh dinas PUPR sesuai dengan arahan dari kepala dinas.

Mangku Alam pun mengatakan kepada majelis hakim, pernah menerima sejumlah uang dari anggota komisi III DPRDkabupaten Lampung Utara yang ditujukan kepada kepala dinas PUPR yang diduga sebagai komitment fee untuk memenangkan lelang tender proyek.

Baca Juga:  Dua Penyuap Agung Ilmu Mangkunegara Divonis Penjara

Sementara keterangan dari terdakwa Syahbudin pada sidang sebelumnya mengatakan, bahwa sejumlah uang yang dikumpulkan yang bersumber dari komitment fee dari para rekanan proyek ditujukan kepada Bupati Lampung Utara sebagai setoran yang harus diberikan sebagai bargaining dari jabatan yang ia terima.(TN)

Kadis PUPR Lampura Komisi III DPRD Lampura Suap Fee Proyek Lampura

Posting Terkait