Tiga Sastrawan Lampung akan Ikuti PSN di Sabah

Tiga sastrawan Lampung akan mengikuti Pertemuan Sastrawan Nusantara (PSN) di Sabah, Malaysia, 9-11 November 2018. Ketiga saatrawan itu adalah Syaiful Irba Tanpaka (cerpenis/penyair), Heri Mulyadi (penyair/esais), dan Isbedy Stiawan ZS (penyair/cerpenis) siap mengikuti serangkaian PSN yang berlangsung di Sampoorna, Sabah.

Menurut Syaiful Irba Tanpak, cerpenis yang baru meluncurkan kumcer “Alangkah Indah Luka itu” (Siger Publisher, 2018), PSN diikuti sastrawan dari Malaysia, Indonesia, Singapura, Bruneidarussalam, dan Selatan Thailand.

Baca Juga:  Banten Tuan Rumah Temu Sastra MPU XII-2019

Bagi Syaiful dan Isbedy, ini sudah keempat kali diundang dalam even PSN, Sumbar, Kedah,  Johor, dan Sabah.

“Alhamdulillah geliat sastra Lampung tak lagi asing di Nusantara. Kita selalu mendapat jemputan,” jelas Syaiful.

Heri mengaku untuk PSN ini kali pertama, tapi ia pernah mengikuti Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) di Selatan Thailand tahun 2015.

“Kalau ke Sabah dalam acara sastra ini kedua kali. Tahun lalu bersama Isbedy ke Sabah serangkaian puisi esai di Festival Penulis Sabah,” jelas Heri.

Baca Juga:  Banten Tuan Rumah Temu Sastra MPU XII-2019

Dalam even PSN ini, dirinya sudah siap untuk mengikuti seluruh rangkaian jadwal acara. “Sekalian menimba ilmu di sini, juga memburu moment puitik tentang Sabah,” katanya.

Heri saat ini tengah menimbang untuk menghimpun puisi-puisi untuk diterbitkan, lalu dibawa ke Sabah sebagai oleh-oleh dari Lampung.

Sementara penyair berjuluk Paus Sastra Lampung, Isbedy Stiawan ZS, menilai PSN adalah acara sastra yang bergengsi. Kegiatan ini diikuti sastrawan kawakan hingga yang muda.

Baca Juga:  Banten Tuan Rumah Temu Sastra MPU XII-2019

“Kita bisa silaturahmi, saling menimba ilmu dalam berbagai diskusi, juga menajamkan puitika di negeri orang,” jelas Isbedy.

Ia berharap, sepulang dari Sabah dapat melahirkan puisi-puisi diaspora seperti masalah pekerja Indonesia di negeri jiran.

“Boleh jadi Heri atau siapa pun yang tertarik untuk membantu penerbitan buku puisi kami kelaknya. Ini sangat menarik,” ungkapnya. (*)

Sastrawan Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan