Tiga Terdakwa Korupsi RSUD Pesawaran Terancam 20 Tahun Penjara

Foto: Tinus/Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Tiga terdakwa korupsi pembangunan lantai 2 dan 3 Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Pesawaran menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Jumat (28/2).

Tiga terdakwa yaitu Raden Intan Putra sebagai PPK, Taufiq Urahman selaku Direktur PT Asri Faris Jaya serta Julian sebagai konsultan pengawas dari CV Pandu Jaya  disidangkan secara terpisah.

Baca Juga:  KPK Apresiasi Gubernur Ridho Cegah Korupsi

Oleh jaksa, ketiganya didakwa telah bersama-sama melakukan permufakatan jahat untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain atau korporasi dengan cara melakukan korupsi pembangunan lantai 2  dan lantai 3  RSUD Pesawaran tahun 2018 lalu yang merugikan negara senilai Rp4,8 miliar dari nilai total anggaran pengerjaan proyek sebesar Rp33 miliar.

“Dari pengerjaan proyek rumah sakit pemerintah tersebut, ditemukan pengondisian kegiatan lelang telah diatur sebelumnya untuk dimenangkan oleh oerusahaan tertentu serta ditemukan pula pembangunan gedung tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera dalam kontrak,” ungkap jaksa Lita Widarsah.

Baca Juga:  Proyek Rabat Beton Rantau Tijang Diduga Sarat Korupsi

Sesuai dengan jeratan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 junto pasal 18 ayat 1 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 junto UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ketiga terdakwa terancam menjalani hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda Rp1 miliar. (TN)

Baca Juga:  Jaksa Stop Usut Korupsi Sukoharjo 4

Korupsi Korupsi RSUD Pesawaran RSUD Pesawaran

Posting Terkait