Tim Gabungan Tangkap Buronan Koruptor Alkes di Bengkulu

Istimewa

BANDARLAMPUNG – Hari Kurniawan, seorang buronan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan Tabur dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Negeri Bandarlampung, di tempat pelariannya di wilayah Provinsi Bengkulu, pada Jumat (8/11) kemarin.

Pada saat terjadinya penangkapan terpidana perkara korupsi alat kesehatan ini, dirinya sedang mengisi bahan bakar kendaraannya di sebuah SPBU  yang terletak di daerah Air Sebakul, Bengkulu.

“Tak ada perlawanan dari sang buron dalam pengangkapan kali ini, sehingga tim dapat segera membawanya menuju Lampung dan menjebloskannya ke penjara,” ujar Kasi Intel Kejari Bandarlampung, Idwin Saputra, Selasa (12/11).

Diketahui sebelumnya, bahwa terpidana Hari Kurniawan merupakan rekanan proyek dalam tender pengadaan alat kesehatan pada tahun 2013 lalu.

Dirinya bersatatus sebagai Direktur PT Panca Artha Mandiri, perusahaan pemenang lelang tender tersebut.

Perkaranya sendiri berjalan tanpa adanya Hari Kurniawan di persidangan dan telah diputus oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang pada Kamis 25 Januari 2018 lalu, dengan putusan hukuman pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebanyak Rp200 juta rupiah, dengan subsidair denda yaitu kurungan penjara selama 3 bulan.

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim, Hari Kurniawan, juga dikenakan pidana uang pengganti kerugian negara, yang sebesar Rp673 juta lebih dan telah dibayarkan melalui uang titipan yang dititipkan kepada jaksa penuntut umum.(TN)

Koruptor Alkes

Posting Terkait