Tim Ridho Optimis Arinal-Nunik Diskualifikasi

Ahmad Handoko.

BANDARLAMPUNG – Tim kuasa hukum pasangan calon (paslon) nomor urut 1 M.Ridho Ficardo – Bachtiar Basri masih menunggu proses persidangan perdana atas banding keberatan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Mereka optimis lembaga pusat itu akan mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik).

Persidangan di Bawaslu RI itu terkait putusan sidang Bawaslu Lampung di kantor Gakkumdu beberapa waktu lalu mengenai adanya dugaan politik uang dari pasangan calon (paslon) nomor urut tiga Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim saat digelarnya pilgub 27 Juni 2018 mendatang.

“Informasi terakhir yang kita terima, berkas keberatan berikut alat bukti sudah diregister di Bawaslu RI. Saat ini mereka (Bawaslu) RI masih dalam pembentukan panel hakim. Nanti pasti kita akan dikabari terkait waktu proses sidang dimulai,” kata Ahmad Handoko, Kamis (2/8/2018).

Setelah berkas keberatan diterima, dia meminta agar lembaga pengawas pemilu RI ini dapat mengadili dan memutuskan ada atau tidaknya dugaan politik uang di pilgub Lampung melalui beberapa alat bukti yang telah disampaikan.

“Bawaslu memiliki wewenang untuk memeriksa mengadili dan memutuskan ada tidaknya dugaan politik uang. Bila terbukti, Bawaslu juga berwenang untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut tiga tersebut,” tegasnya.

Ia berharap, Bawaslu RI bisa mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut tiga, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim jika terbukti melakukan dugaan politik uang untuk mendongkrak perolehan suara rakyat di ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut.

“Kita berharap banyak ke Bawaslu RI agar berani mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut tiga tersebut dan menggelar pilgub ulang seperti permintaan yang telah kita sampaikan saat mengajukan berkas keberatan tersebut,” pungkasnya.(TM)

Tim Ridho Optimis Arinal-Nudik Diskualifikasi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan