TMMD Permudah Pembangunan di Kampung

Kolonel Kav. Bambang Supardi, Paban V/Bakti TNI STER Panglima TNI. (ist)

WAYKANAN – Tim Wasev Mabes TNI AD melakukan peninjuan ke lokasi TMMD ke 98 di kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Kolonel Kav. Bambang Supardi sebagai Paban V/Bakti TNI STER Panglima TNI, menilai pengerjaan yang di lakukan prajurit telah mencapai 75 persent. Ini semua bentuk kepedulian TNI, POLRI untuk pembangunan yang ada di daerah tersebut.

“Saya sangat senang yang dilakukan oleh para prajurit, dari pembangunan masjid, pos ronda, pembangunan gorong-gorong, pembukaan badan jalan dan perbaikan jembatan gantung. Karena ini semua ini dedikasikan untuk masyarakat,” ujar Kolonel Kav. Bambang Sumarji.

Menurutnya, TMMD yang dilakukan tahun ini terdapat 68 daerah di seluruh Indonesia salah satunya di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Dengan adanya kegiatan seperti ini bisa membantu pemerintah daerah untuk pembangunan yang ada di Kampung Jukuh Batu tersebut.

Selain itu, Mantan Aster Kasdam I/Bukit Barisan ini menjelaskan, dukungan masyarakat dan aparat kampung untuk terselenggaranya kegiatan ini sangat di perlukan. Karena tanpa bantuan masyarakat TNI, POLRI tidak mungkin bisa membangun ini semua.

“Yang pasti masyarakat, TNI, Polri, POL PP, dan aparat Kampung harus kompak agar kegiatan ini bisa selesai pada waktunya,” ujar Paban V/Bakti TNI STER Panglima TNI.

Baca Juga:  Juprius & Bara JP Komit Berantas Korupsi

Kegiatan TMMD yang di selenggarakan oleh TNI AD sebelumnya di adakan 2 tahun sekali, mulai tahun 2017 ini di adakan tiga kali dalam setahun yaitu TMMD ke 98, 99 dan 100. Dan setiap daerah bisa mengusulkan kembali ke Mabes TNI AD untuk kembali menjadi tuan rumah di daerahnya.

“Jadi bila Kabupaten Waykanan ingin kembali menjadi tuan rumah TMMD ini bisa mengusulkan kembali ke Mabes TNI AD, tetapi kalau bisa di kampung yang berbeda agar pembangunannya merata,” jelasnya Bapak dua anak tersebut.

Ini bisa menjadi langkah bagus bagi Kabupaten Waykanan untuk bisa mengusulkan kembali melalui Dandim 0427 / Waykanan agar untuk mengikuti kembali TMMD ke 99 atau ke 100 yang akan di selenggarakan pada tahun 2017 ini.

TMMD ke 98 tahun 2017 ini, menghabiskan dana 1 Milyar yang di kucurkan oleh Pemkab Kabupaten Waykanan, hanya untuk mensuport kegiatan yang ada di Kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit tersebut. Ini merupakan kepedulian Pemkab setempat terhadap Program TMMD yang di gulirkan oleh TNI AD tersebut.

“Yang pasti bila Pemkab mengelurakan dana untuk pembangunan kampung ini bisa menghabiskan dana mencapai 5 – 10 milyar, tetapi dengan adanya kegiatan ini hanya dengan 1 milyar sudah bisa membangun beberapa sarana umum, seperti Masjid, pos ronda, pembangunan badan jalan, perbaikan jembatan gantung, pembuatan gorong-gorong, rumah warga, pembuatan MCK, dan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di lokasi tersebut,” tegas pria berkumis tersebut.

Baca Juga:  Simak Penjelasan Singkat Bustami Zainudin Soal Dasar Pemeriksaan yang Dijalaninya di Kejagung Gegara Kasus Korupsi KONI

Bambang berharap kepada pemerintah Kabupaten untuk bisa menindak lanjuti hasil dari TMMD ke 98 ini. Kaena bila tidak di tindak lanjuti seperti jalan penghubung antara kampung Jukuh Batu dan Rantau Temiang akan kembali terputus. Dan untuk akses masyarakat kembali sulit. Di harapkan bisa segera di tindak mlanjuti seperti dilakukan anderlah atau pengerasan jalan.

Komandan Kodim 0427 Waykanan, Letkol INF. Uchi Cambayong mengatakan terimakasih kepada tim mabes TNI AD yang telah melakukan kunjungan ke lokasi TMMD di kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit tersebut. Ini semua di lakukan hasil gotong royong bersama dengan masyarakat, Polri, dan aparatur kampung setempat, agar pengerjaan yang dilakukan dapat selesai pada waktunya.

Uchi menjelaksan, mengenai kegiatan TMMD yang akan diadakan pada tahun ini sebanyak 3 kali, dirinya akan mencoba untuk mengusulkan ke Mabes TNI AD untuk bisa memasukan daerah mana di Kabupaten Waykanan yang layak untuk menjadi lokasi TMMD berikutnya.

Baca Juga:  Abu Kori Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas TPID

“Yang pasti akan meninjau lagi daerah mana untuk di jadikan lokasi TMMD ke 99 atau 100, agar bisa pembangunan yang ada bisa merata,” tuturnya.

Lulusan AKMIL angkatan 97 berpendapatan, pembangunan yang telah di kerjakan oleh para prajurit TNI, POLRI, Pol PP dan masyarakat telah mencapai 75 persent sedangkan sisahnya akan di kejar hingga akhir TMMD tersebut.

“Yang pasti pas tanggal yang telah di tentukan semua pegerjaan sudah dapat selesai dan siap digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Komanda Kodim 0427 Waykanan, mengharapkan agar masyarakat bisa merawat dan menjaga yang telah di berikan oleh TMMD tersebut, karena tidak munggkin terulang kembali untuk kedua kali karena dengan adanya TMMD ini agar pembangunan di kampung-kampung bisa merata.

Kadis PMK Selan mengatakan, sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena tidak terlalu besar pemkab untuk mengeluarkan anggaran pembangunan yang ada di kampung. Untuk pembangunan kampung di butuhkan biaya 5-10 milyar, sedangkan ini hanya dengan 1 milyar sudah bisa membuat pembangunan di kampung begitu banyak dan langsung di rasakan oleh masyarakat kampung jukuh batu.

“Dana sedikit bisa membangun kampung, bila di kumpulkan melalui PBB yang setahun hanya 15 juta mungkin menunggu 20 tahun bahkan bisa lebih untuk membangun kampung,” tegasnya. (#)

TMMD Way Kanan

Posting Terkait