Tukiyem Menyendiri di Rumah Tak Layak Huni

Rusli | Fajar Sumatera

PANARAGAN– Tukiyem, umur 70 tahun, warga Suku 5, Tiyuh Mulya Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, hidup sendiri di rumah tak layak huni.

Rumah yang berukuran 3×4 meter persegi menjadi satu dengan dapur dan tempat tidurnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Mbah Iyem, begitu biasa disapa, bekerja mencari singkong hasil panen warga atau yang sering di sebut meleles singkong.

Dalam satu hari, Mbah Iyem mendapatkan hasil sebanyak satu karung dan  hasil lelesan singkong yang Mbah Iyem dapatkan dijual kepada pengepul.

Dari hasil penjualan tersebut dia mendapatkan uang sebesar Rp10 ribu.

Dengan uang tersebut itu Mbah Iyem bisa memasak masakan ala kadarnya untuk menyambung hidup.

Dengan kondisi kesehatan yang sudah menurun, Mbah Iyem, terlihat sering mengalami batuk dan sesak napas.

Saat ditemui, ia mengaku, semenjak ditinggal suami dia menjadi sosok yang mandiri.

“Yah harus berjuang mencari nafkah, walaupun umur tak muda lagi,” kata Mbah Iyem, Senin (11/11).

Tak jarang juga bantuan dari anak-anaknya dan warga sekitar sering diterimanya.

Namun, tetap bersemangat berjuang sendiri demi mencukupi kebutuhan hidupnya.(RUS)

Rumah Tak Layak Huni

Posting Terkait