Tulang Bawang Barat Banyak Orang Gila

Keberadaan orang gila di sekitar Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat dikeluhkan para pedagang dan warga sekitar, FOTO: GATI SUSANTO

PANARAGAN- Akhir-akhir ini banyak ditemukan penderita psikotik atau orang gila berkeliaran di pasar Daya Murni Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Keberadaan orang gila itu selain meresahkan masyarakat juga bisa menimbulkan kesan buruk terhadap Bumi Ragem Sai Mangi Wawai  ini.

Banyak pihak-pihak menyayangkan sikap instansi terkait yang terkesan membiarkan saja orang-orang gila tersebut berkeliaran tanpa ada penanganan. Pantauan di lapangan, sejumlah orang gila banyak berkeliaran di sekitar pertokoan dan hamparan pasar Daya Murni.

Seolah menjadi tempat ‘buangan’, orang gila di Kabupaten Tubaba selalu berganti-ganti. Terlebih kebanyakan orang gila yang ditemui berdialek luar daerah.

Andin Warga Tulang Bawang Barat, mengeluhkan keberadaan para gelandangan dan orang gila yang banyak ditemui di wilayah Tubaba Menurutnya, keberadaan mereka sangat mengganggu ketentraman warga.

Warga lain, Anisa mengaku risih melihat gelandangan yang tidur di emperan kios pasar. Selain menganggu keindahan pemandangan pasar juga dapat menimbulkan kerawanan di wilayah tersebut. “Kalau bisa ada kebijakan khusus. Kalau hanya dirazia pasti balik lagi. Jumlahnya tidak turun malah bertambah,” ungkapnya.

Dirinya meminta kepada dinas terkait melalui bagian Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinas Sosial setempat, untuk proaaktif menykapi hal ini. ” Saya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bisa mengambil tindakan terkait keberadaan orang gila tersebut,”ujarnya.

Meski orang gila ini sering dirazia, namun orang gila semakin banyak ditemukan di Tulang Bawang Barat dan kebanyakan tidak diketahui asal-usulnya. Dugaan sementara orang gila tersebut berasal dari luar daerah.

“Bukan hanya di pasar Dayamurni saja, namun di pasar Pulung Kencana dan Mulya Asri orang gila selalu silih berganti berdatangan, dan ini sangat mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli,”pungkasnya. (GS)

8,015 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment