Tulangbawang Dapat 200 Bedah Rumah

 

 

MENGGALA-Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DP2R) Tulangbawang mendapat kuota 200 rumah melalui program Bedah Rumah dari Kementerian Perumahan Rakyat, tahun depan.

Hal tersebut merujuk dari surat keputusan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Bidang Pemukiran Rakyat tentang bantuan kucuran anggaran guna realisasi program bedah rumah di Tulangbawang 2018.

Kepala DP2R Tulangbawang Meilan Aziz mengatakan semua rumah yang masuk kategori tidak layak mendapatkan rehabilitasi bantuan program bedah rumah tersebut.

“Bisa saja kuota itu bertambah tergantung dari data dan pendataan yang kita lakukan dan ajukan nantinya yang jelas tahun depan kita dapat program bedah rumah,” kata Meilan Aziz.

Sedangkan Meilan menerangkan adapun tata cara dan administrasi dalam realisasi program Bedah Rumah tersebut akan direalisasikan pihaknya di 15 kecamatan.

“Termasuk Menggala karena terdapat juga rumah – rumah masyarakat yang tidak layak huni  sehingga wajib untuk mendapatkan program bedah rumah ini,” terangya.

Realisasi program tersebut nantinya setiap rumah yang akan mendapatkan bantuan tersebut selain tidak akan direpotkan juga harus berkoordinasi secara langsung dengan pihak pemprov.

Sebab yang mengatur dan mengelola termasuk mengenai teknis dilapangan ada pada pihak pemprov begitu pula dengan masalah realisasi anggaran dilapangan untuk program bedah rumah tersebut.

“Karena nantinya setiap masyarakat yang dapat bantuaan bedah rumah ini, tidak mendapatkan bantuaan anggaran melainkan akan mendapatkan bantuaan bahan – bahan material untuk pembangunan rumah dengan total kucuran pembeliaan bahan material sebesar 15 juta untuk per rumahnya,” jelasnya.

Karena nantinya bagi warga yang mendapatkan bantuan harus faham karena itu bukan bentuk uang yanh diberikan melainkan bantuan akan diberikan dalam bentuk material sesuai nominal jumlah bantuan.

“Ada tiga kriteria bantuan rehab ringan, sedang, dan berat, semua dibantu material bukan uang,” ucapnya.

Kepada masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan supaya segera melaporkan disertai melengkapi berkas di DP2R setempat.

Agar segera dilakukan verfikasi oleh pihaknya mengingat waktu pada tahun ini sudah dekat dan tidak banyak lagi.

“Diitambah lagi pendataan yang kami lakukan saat ini mengacu pada data BPS tahun 2011 lalu jadi kalau memang ingin mendapatkan bantuan ini segera laporkan dan serahkan datanya pada kami saat ini juga agar kami lakukan pendataan ke pusat sehingga tahun depan sudah bisa direalisasikan,” pungkasnya.(MR)

bedah rumah tulangbawang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan