Tulangbawang Marak Penyetruman Ikan

Ketua LSM Forkorindo Tulangbawang Eliantony beberkan 8 nama yang dicurigai kerap melakukan penyetruman disungai Tulangbawang./Foto: Murni

MENGGALA – Penggurus LSM Forkorindo Kabupaten Tulangbawang desak Dinas Perikanan Pemprov Lampung intens melakukan patroli di perairan sungai Tulangbawang.

Pasalnya dalam kurun dua bulan terakhir para nelayan keluhkan maraknya pelaku penyetruman sehingga berdampak menurunya pendapatan hasil tangkap para nelayan lokal.

Ketua LSM Forkorindo Tulangbawang Eliantoni mengatakan akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan lampung dijadikan peluang oleh oknum-oknum untuk menangkap ikan secara ilegal di sepanjang sungai Tulangbawang.

“Banyak laporan dari masyarakat khusunya nelayan dikecamatan gedung aji yang kami terima mengeluh lantaran tidak memperoleh hasil tangkap akibat para pelaku menjarah ikan-ikan dengan mengunakan alat setrum,tapi anehnya pemerintah terkesan tutup mata,padahal inikan kepentingan masyarakat, yang mengantungkan hidupnya dari hasil nelayan,” tandasnya, Rabu (11/9).

Menurut Elian,maraknya pelaku penyetruman tidak terlepas dari lalainya pemerintah Provinsi lampung yang kurang aktif melaksanakan tupoksi pengawasan dan pembinaan terhadap para nelayan di perairan sungai Tulangbawang.

Sehingga lanjut Elian para nelayan dalam mencari ikan mempergunakan alat setrum yang berdampak juga terhadap kerusakan ekosistem air tawar.

“Jika Dinas Perikanan pemprov Lampung aktif patroli maka saya yakin tidak akan ada oknum yang melakukan penyetruman,” ujarnya.

Oleh sebab itu sambung Elian,dirinya secara lisan sudah sampaikan laporan kepada Dinas Perikanan Tulangbawang para pelaku penyetruman.

“Ada delapan nama yang sudah saya laporkan,mereka biasanya setiap malam operasi disungai gedung aji hingga gunung tapa,saya harap apa yang telah kami laporkan diteruskan ke Dinas Perikanan pemprov,sebab perikanan provinsi yang punya kewenangan penuh melaksanakan pengawasan,saya harap secepatnya ditindak sebelum timbul hal-hal yang tidak di inginkan apalagi pelaku memang berdomisili di gedung aji,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan kabupaten Tulangbawang Ria Kholdi membenarkan jika secara lisan LSM melaporkan maraknya aksi penyetruman diwilayah sungai Tulangbawang.

Menurut Ria, laporan tersebut sudah pihaknya tanggapi dan teruskan ke dinas perikanan provinsi agar mengakomodir laporan masyarakat tersebut.

“Benar ada laporan tadi dari LSM tapi disampaikan secara lisan,dan ini sudah saya laporkan juga kepada Perikanan provinsi,mengingat saat ini kewenangan sepenuhnya ada di pemprov lampung,”singkatnya.(MURNI)

 

 

LSM Forkorindo Penyetruman Ikan di Tulangbawang

Posting Terkait