UBL Peringati Insiden Berdarah 28 September 1999

UBL Peringati Insiden Berdarah 28 September 1999

UBL Peringati Insiden Berdarah 28 September 1999.

BANDAR LAMPUNG – UNIT Kegiatan Mahasiswa Budaya dan Seni Universitas Bandar Lampung (UKMBS UBL) memperingati peristiwa insiden berdarah 19 tahun yang lalu, tepatnya pada 28 September 1999 lalu.

Peristiwa ini adalah bagian utuh dari rangkaian kekerasan dan pembunuhan sistemik yang dilakukan oleh aparat bersenjata selama kekuasaan rezim otoritarian Orde Baru, bahkan masih terus berlanjut hingga masa setelahnya.

Baca Juga:  Mahasiswa UBL Raih Prestasi Internasional di India

Khususnya ini terjadi sepanjang bulan September 1999, dimana mahasiswa di hampir seluruh wilayah Indonesia yang masih dalam nuansa euphoria reformasi, melakukan aksi demonstrasi menolak rencana penerapan RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) dan RUU Rakyat Terlatih (Ratih).

Kedua RUU tersebut dianggap bertentangan dengan semangat demokratisasi dan memberi peluang kembali menguatnya Dwi Fungsi ABRI.

Baca Juga:  Kampus UBL Bungkam Kebebasan Mahasiswa Menyatakan Pendapat

Dan dalam tragedi ini, jatuhlah 2 korban Jiwa Yakni, M. Yusuf Rizal (Mahasiswa) dan Saidatul Fitria (Jurnalist).

Dalam rilis yang diterima, UKMBS UBL mengundang segenap massa untuk menghadiri diskusi ‘Peringatan 28 September 1999 – 2018, Antara Dulu dan Sekarang’ pada Jumat (28/9/2018) malam mulai pukul 19.00 WIB s/d selesai di Kafetaria Kampus UBL.

Baca Juga:  UBL Teken MoU Dengan LAPAN

Diskusi ‘Peringatan 28 September 1999 – 2018, Antara Dulu dan Sekarang’ menghadirkan narasumber Mahendra Utama, Yozi Rizal, Abi Hasan Muan, Ujang Tommy, dengan dipandu Rismayanti Borthon. (*)

Insiden Berdarah 28 September 1999 Universitas Bandar Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan