Untuk Penyegaran, Bupati Tulangbawang Diminta Segera Mutasi ASN

Ilustrasi ASN. (Ist)

TULANGBAWANG – Sejumlah elemen masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Tulangbawang segera melakukan penyegaran atau mutasi terhadap seluruh jajaran pegawai eselon II, III, dan IV diruang lingkup Pemkab setempat.

Pasalnya hingga memasuki 9 bulan sejak desember 2017 dilantik menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Winarti-Hendriwansyah belum juga melakukan rolling atau mutasi terhadap jajaran pegawai.

Ketua LSM Fortuba Andika mengatakan, jika sudah saatnya bagi Bupati Hj. Winarti melakukan mutasi terhadap seluruh jajaran Aparatur Negeri Sipil (ASN) seTulangbawang untuk penyegaran sebab para pejabat yang ada merupakan peninggalan dinasti Hanan A Rozak.

Selain itu kata Andika, ditambah sejumlah pejabat eselon II diruang lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang semakin banyak kosong pasca ditinggal pejabat pindah tugas dan memasuki masa pensiun.

Baca Juga:  Lampung Masih Tunggu Surat Resmi Gaji 13

“Saat ini ada beberapa Satker yang tidak punya kepala dinas (Kadis) Definitip, seperti Disdik, DLHD, Perizinan, Diskoperindag,Arsip dan Perpustakaan,BKPP, ada yang pensiun dan ada juga yang pindah tugas,sehingga semua satker tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas (plt) dan anehnya sampai sekarang Bupati masih saja menunda-nunda rolling jabatan padahal itu merupakan kebutuhan penting ,” urainya (16/09).

Sebab menurut Andika, seseorang pejabat definitip mempunyai tupoksi wajib menjalankan serta merumuskan berbagai program kerja sesuai dengan visi dan misi pimpinan disertai pertanggung jawaban terhadap realisasi program maupun anggaran.

Baca Juga:  Didik Sebut THR dan Gaji ke-13 Sangat Luar Biasa

“Sementara jika Plt hanya sebatas menjalankan program atas kebijakan pimpinan, apapun yang dikerjakan harus intens koordinasi dengan pimpinan,artinya ketika satker dijabat oleh Plt maka apapun program kerja tidak akan berjalan optimal,” paparnya.

Oleh karena itu Andika meminta kepada Bupati tulangbawang Hj Winarti dapat segera mengisi seluruh jabatan -jabatan penting pada seluruh satker dengan pejabat defenitip.

“Itu harus segera di isi, mau sampai kapan ditunda karena bisa berdampak menghambat program kerja Bupati dan Wakil Bupati, sementara pada tahun 2018 ini semakin banyak pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun,sebenarnya ini bisa menjadi peluang bagi seluruh ASN, untuk berkompetisi mengisi jabatan dengan ikut serta dalam lelang jabatan,”

Baca Juga:  Bachtiar Basri Ingatkan ASN Tidak Terlibat Money Politic

Ketidakjelasan sikap Bupati dan Wakil Bupati kapan akan dilaksanakanya rolling jabatan, membuat sejumlah pejabat gamang, beredar kabar jika beberapa pejabat senior, yang bisa diandalkan dalam urusan tatanan birokrasi seperti Asisiten bidang pemerintahan Achmad Suharyo, dan Asisten III, Untung Widodo akan hengkang dari Tulangbawang.

Sampai berita ini diturunkan pelaksana tugas kepala  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Syahril belum bisa dihubunggi. (Fs-Mr)

873 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ASN

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan