UPTD Pendidikan Lampura Laporkan SMKN I Kotabumi ke Disdik Provinsi

Baju Koyak

Seragam sekolah yang disobek oleh Guru SMKN I Kotabumi, Lampung Utara, Rabu (10/1/2018). Foto: Ist

LAMPUNG UTARA UPTD Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Wilayah IV Lampung akan melakukan pengecekan dan melaporkan kejadian di SMKN I Kotabumi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Jumat (12/1/2018).

Salah seorang guru SMKN I Kotabumi, Lampung Utara diketahui memberikan sanksi tegas berupa pengguntingan dan penyobekan baju siswinya karena dianggap kurang panjang.

Baca juga: Sobek Baju Siswi, Sanksi Tegas Guru SMKN I Kotabumi Tidak Mendidik

Baca Juga:  Sobek Baju Siswi, Sanksi Tegas Guru SMKN I Kotabumi Tidak Mendidik

Kepala Sub Bagian Khoiri, mewakili Kepala UPTD Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Wilayah IV (Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat) Mat Soleh, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari pihak keluarga siswi (korban_red) dan awak media yang ingin mengonfirmasi peristiwa tersebut.

“Karena apapun bentuknya sanksi tegas itu, mesti melalui proses dan koordinasi dengan keluarga siswa, tidak secepatnya melakukan tindakan, apa lagi sampai menyobekkan baju seperti itu,” kata Khoiri di ruang kerjanya, Jalan Soekarno-Hatta Kotabumi, Jumat (12/01/2018).

Baca Juga:  Sobek Baju Siswi, Sanksi Tegas Guru SMKN I Kotabumi Tidak Mendidik

Khoiri mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala UPTD yang saat ini berada di Kota Bandar Lampung. “Kepala UPTD sekarang lagi di Bandar Lampung, dan dia sudah tau tentang masalah ini, mungkin secara lisan akan beliau sampaikan dengan yang membidangi di Dinas Pendidikan Provinsi,” ujarnya.

Ditegaskannya, apapun bentuk sanksi yang diberikan oleh tenaga pendidik di sekolah itu, seharusnya diawali dengan garis koordinasi bersama pihak keluarga, terutama wali siswa.

Baca Juga:  Sobek Baju Siswi, Sanksi Tegas Guru SMKN I Kotabumi Tidak Mendidik

Karena bila dilihat dari surat panggilan yang ditunjukan pihak keluarga, itu baru disampaikan pihak sekolah setelah kejadian tersebut berlangsung.

“Ini merupakan bukti, bahwa garis koordinasi dengan tindakan tidak sesuai,” sesalnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara, Syaiful Nawas, menyatakan, masalah pendidikan SMA dan SMK sudah ada di bagian UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang ada di Lampung Utara. “Kalau SMK koordinasinya ke UPTD SMA/SMK. Kantornya di SMAN 3 Kotabumi,” kata dia. (*)

Disdik Provinsi SMKN I Kotabumi UPTD Pendidikan Lampura

Posting Terkait