Urai Kemacetan di Simpang Tegineneng, Pemprov Optimalkan JTTS

Urai Kemacetan di Simpang Tegineneng, Pemprov Optimalkan JTTS

Plh Asisten Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Pemprov Lampung, Taufik Hidayat.

BANDAR LAMPUNG – GUNA mengurai kemacetan di Simpang Tegineneng-Kota Metro. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, berencana mengalihkan rekayasa lalu lintas masuk JTTS untuk arus kendaraan jelang mudik lebaran tahun 2018.

Plh Asisten Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Pemprov Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan, beberapa ruas JTTS seyogyanya sudah bisa digunakan saat lebaran nanti.

“Dari peninjauan dinas perhubungan, jalur Bakauheni – Sidomulyo sudah siap dipergunakan. Dan yang dari Lematang keluar di ITERA kami harapkan bisa sampai ke Terbanggi. Karena Simpang Tegineneng ini kalau sudah penuh dengan arus kendaraan bakal macet, untuk itulah saat ini masih ada sedikit yang perlu kami rapihkan lagi,” tukas Taufik, Rabu (23/5).

Baca Juga:  BPJT Kebut Pembangunan Jalan Tol

Kata Taufik, jalur transportasi ke yang menuju arah Tengah arusnya akan lebih padat daripada di selatan.

“Harapan kita kan seperti itu, karena ruas JTTS segmen II juga sudah mencapai 80 persen. Jadi nanti pengalihannya masuk dari Masgar (Tegineneng) dan keluar di pintu tol Branti atau langsung masuk dari Lematang,” kata Taufik.

Baca Juga:  Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Bahas Optimalisasi Dampak Positif JTTS

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, tengah memusatkan konsentrasi pada tiga titik jalur pintu masuk pemudik yang ada di Bakauheni, Lampung Selatan.

Kepala Dishub Lampung, Qodratul Ikhwan, menjelaskan, ke-tiga titik tersebut merupakan akses masuk ke Lintas Timur, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), hingga jalan Lintas Sumatera, yang apabila dipercepat persiapannya dapat mengurai kemacetan.

Selain itu, pihaknya juga tengah menginventarisir kondisi jalan nasional dan provinsi serta prasarana jalan untuk mempersiapkan musim arus mudik lebaran tahun 2018.

Baca Juga:  Video: Jokowi dan Ridho Uji Coba Tol Lampung

Pasalnya, rambu jalan menjadi komponen krusial dalam memberikan kelancaran dan keamanan bagi pemudik.

“Di sepanjang jalan nasional itu masih sangat kurang rambu. Untuk itu diinventarisir rambu-rambu yang krusial. Inventarisir juga jalan yang rusak secara berkelanjutan. Nanti dimonitor jalan-jalan yang sudah diperbaiki dan yang belum,” paparnya.

“Dan sejauh ini kita masih mengecek dulu segala kelengkapan rambu-rambu jalan khususnya di jalan provinsi, setelah itu rambu-rambu jalan yang telah rusak baru akan segera kita perbaiki,” timpalnya lagi.

Mengingat keterbatasannya anggaran, pihaknya akan memperbaiki rambu jalan yang lebih dominan mengalami kerusakan. (ZN)

JTTS Simpang Tegineneng

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan