Usaha Pailit Segera Lapor

Gambar Ilustrasi. (Ist)
BANDARLAMPUNG, FS— Wajib pajak (WP) yang usahanya gulung tikar atau pailit, disarankan  untuk segera melaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, tempat sewaktu dimana pengusaha mengurus setoran pajak.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Bengkulu dan Lampung Erna Sulistyowati menuturkan, pihaknya kesulitan bila harus mendata perusahaan yang pailit lantaran jumlah wajib pajak baik orang ataupun perusahaan mencapai ribuan.
“ Disarankan WP lah yang proaktif untuk melaporkannya, karena jika tidak, maka akan terus ditagih pembayaran pajaknya,” kata dia.
Dirjen Pajak sudah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, untuk mengirimkan surat tagihan kepada WP yang belum menyelesaikan pembayaran pajak. Untuk itu, Jika WP merasa tidak sanggup untuk membayar, dengan alasan usahanya sudah tidak beroperasi lagi, segera laporkan.
”Setelah melapor, maka nanti akan ada pegawai pajak yang mengevaluasi dan mengecek langsung tempat usahanya,” ujarnya.
Jika memang benar-benar tidak ada lagi kegiatan yang menghasilkan, atau pendapatannya berkurang, Dirjen pajak akan mencatat dan bisa mengurangi besaran pajak yang harus dibayarkan.

Penunggak Pajak Dikenai Denda 200 Persen

Erna Sulistyowati menegaskan, para Wajip Pajak yang belum melaporkan seluruh hartanya dalam program tax amesty ditahap pertama dan kedua, dihimbau untuk segera mendaftar ditahap ketiga yang saat ini masih berlangsung.
Jika sampai batas akhir program tersebut WP tidak memanfaatkan kesempatan ini, maka ketika tax amnesty (TA) selesai, yakni tanggal 31 Maret 2017, akan dikenakan denda sebesar 200 persen.
“Akhir bulan ini batas akhir tax amnesty. Kapan adalagi kita tidak pernah tahu, jadi manfaatkan waktu yang tinggal beberapa hari ini, untuk segera ikut,” tambahnya.
Untuk yang sudah ikut tak amnesty pihaknya juga mengingatkan agar WP memberikan data hartanya dengan benar.
Kalau ada yang belum diikuti, pada suatu saat ada orang pajak yang mengetahuinya, ternyata ada aset yang belum dilaporkan, maka akan dikenakan denda 200%, sesuai Pasal 18 Undang-Undang Tax Amnesty.
“Tolong dilihat kembali, mungkin ada yang kelupaan. Kami hanya bisa menghimbau, tax amnesty itu hak WP, apabila ada hartanya seperti  uang tunai, asuransi bersifat investasi, perhiasan, kendaraan, ada yang belum dimasukkan, segera ikut kembali ditahap ketiga supaya lega,” pungkasnya.
Ditahap terakhir ini, Kantor Pelayanan Pajak buka loket mulai tanggal 27 hingga 30 Maret 2017, hingga pukul 19.00 Kemudian tanggal 31 Maret 2017, melayani sampai pukul 24.00.(IH)

225 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment