Wahrul Fauzi Ajak Warga Natar Bersinergi Dengan POLRI Untuk Menumpas Kriminalitas

Ketua DPD Partai Nasdem Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi mengajak warga melaporkan setiap bentuk ancaman dan gangguan keamanan kepada Polri. Jika ada bibit-bibit yang diduga kemudian hari bakal menjadi menjadi masalah, Wahrul meminta warga menyampaikan kepada polisi dan aparatur setempat. Sehingga, kejadian yang tidak diinginkan bisa diantisipasi.

Ini dikemukakan Wahrul saat sambutan Sosialisasi 4 Pilar MPR oleh Ketua Fraksi Nasdem DPR Taufik Basari (Tobas) di Balai Desa Branti Raya, Natar, Lamsel, Pada Minggu, 24/10/2021.

Wahrul mengatakan ini sesuai dengan konteks suksesnya Polsek Natar mengungkap kasus pupuk oplosan dan pencurian besi bantalan rel di Natar.

Wahrul berkata, kepolisian harus dibantu agar kerja mereka maksimal. Sebab, jumlah personel tidak berbanding lurus dengan banyaknya warga yang menjadi tanggung jawab polisi.

Wahrul juga mengapresiasi langkah Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin yang hingga saat ini belum memberikan izin ledak ke perusahaan Bangun Lampung Jaya (BLJ).

“Kapolres tegas tidak mengizinkan perusahaan yang berada di Desa Mandah melakukan aktivitas sebelum ada kesepakatan dengan warga. Ini terkait perusahaan di Mandah yang dalam kegiatannya diduga merusak rumah warga lantaran aktivitas peledakan. Ke depan mari sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mati tingkatkan kerja sama warga dengan Polri,” ujar Wahrul yang juga anggota DPRD Lampung itu.

Anggota dewan asal daerah pemilihan Lampung Selatan itu menambahkan, jelang pemilihan kepala desa serentak beberapa desa di Lamsel, ia mengajak warga mengutamakan kebersamaan.
“Jangan terpecah belah gara-gara beda pilihan calon kades. Berbeda pilihan bukan masalah, ini lah bentuk demokrasi,” kata legislator berjuluk “pendekar rakyat” dan “pengacara rakyat”.

Posting Terkait