Wapres JK Minta BPJS Dukung Gerakan Hidup Sehat

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Ist)

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta BPJS kesehatan ikut terlibat dalam tindakan preventif mencegah penyakit warga. Hal ini disampaikan JK pada acara peresmian gedung graha Rumah Sakit Islam Surbaya-A. Yani di Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/7/2018).

Dalam sambutannya, JK mengingatkan kesehatan yang terdiri dari 4 hal.

“Suatu sehat sebenarnya terdiri dari empat hal. Rumah sakit justru terakhir. Yang pertama, genetiknya, ini tidak bisa apa-apa tinggal bisa dikendalikan. Kedua lingkungan, kalau kota, ini tanggung jawab wali kota, pemda. Kalau daerah banyak nyamuk, banjir, selokan tidak diatur, sampah tidak diatur bagaimana pun pasti orang sakit banyak,” ujar JK dalam sambutannya.

Baca Juga:  Wapres JK Ingatkan ASN Tetap Netral Saat Masa Tenang Pilkada

Ketiga, menurut JK, yang mempengaruhi kesehatan adalah kebiasaan. Jika warga memiliki kebiasaan yang buruk maka juga akan mudah terkena penyakit.

“Apakah olahraganya bagus, apakah dia merokok, apakah tidurnya tengah malam atau pagi baru tidur karena nonton bola. Itu juga akan menyebabkan tingkat kesehatan menurun. Baru terakhir rumah sakit,” katanya.

Jika faktor genetik, lingkungan, dan kebiasaan sudah dilalui, maka baru kesehatan warga berhubungan dengan rumah sakit.

“Jadi karena itu gawang terakhir kesehatan itu rumah sakit, karena itu lah maka kami semua wajib untuk menyiapkan. Tetapi kita harapkan ini, kalau dikatakan dulu hanya 7 rumah sakit sekarang 60, berarti kesadaran orang atau penyakit makin banyak,” ucapnya.

Baca Juga:  Wapres JK Jadi Saksi Nikah Putri Tutut Soeharto

JK juga mengingatkan, setiap daerah memberi pelayanan yang baik untuk kesehatan. Namun, bukan berarti karena pelayanan yang baik, rumah sakit dan puskesmas dipenuhi warga yang antre.

“Tidak berarti harus pukul 05.00 WIB pagi sudah antre karena BPJS. Itu lah salah satu hal yang penting sehingga di samping layanan kesehatan, pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan juga menjalankan Germas, gerakan hidup sehat, karena tanpa gerakan hidup sehat ini nanti berapa pun biaya BPJS akan tergerus kalau kita tidak melayani dengan gerakan hidup sehat,” jelasnya.

Untuk itu, menurut JK, penting juga bagi rumah sakit memberikan edukasi kepada masyarakat terkait cara hidup yang sehat. BPJS diminta untuk terlibat dalam gerakan hidup sehat.

Baca Juga:  JK Terima Kunjungan Kehormatan Presiden Zanzibar

“Karena itu lah maka sering saya katakan, BPJS kalau mau hidup baik, terutama harus mendukung gerakan hidup sehat supaya jangan semua orang ke rumah sakit. Jadi bikin pertandingan olahraga senam, bikin pelajaran bagaimana bersih dan sebagainya, itu cara BPJS menghemat,” tuturnya.

“Kalau semua orang seenaknya saja masuk rumah sakit maka akan menjadi devisit terus menerus, akan bangkrut BPJS itu. Karena itu lah maka semua itu harus kita tangani sebaik-baiknya,” katanya seperti yang dilansir dari detik.com.(net/hp)

288 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

BPJS Wapres JK

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan