Warga Kaget Daging Sapi Rp140 ribu

Meskipun Idulfitri masih sekitar tiga minggu lagi, namun harga daging sapi segar di pasar tradisional Bandarlampung sudah mulai mengalami kenaikan. Saat ini daging sapi dijual Rp120 ribu hingga Rp140 ribu per kg. Ihan Apriyadi

BANDARLAMPUNG—Meskipun Idulfitri masih sekitar tiga minggu lagi, namun harga daging sapi segar di pasar tradisional Bandarlampung sudah mulai mengalami kenaikan. Mulai melonjak diawal puasa hingga kini harga daging tetap bertahan tinggi.

Pantauan Fajarsumatera di Pasar Way Kandis dan Pasar Tempel Rajabasa, harga daging sapi segar dijual pada kisaran Rp120 ribu – Rp140 ribu per kg.

Melita warga Rajabasa yang sering berbelanja di Pasar Tempel Rajabasa mengaku kaget saat ingin membeli daging sapi di pasar tersebut karena harganya yang mahal. Ia pun mengurungkan niatnya untuk membeli.

“Saya kaget saat mau beli daging, harga yang ditawarkan oleh pedagangnya Rp140 ribu. Menurut saya itu harganya terlalu mahal, akhirnya saya enggak jadi beli, karena masih banyak kebutuhan yang harus dibeli, takut uangnya tidak cukup,” kata dia, Kamis (24/5).

Irma salah satu pembeli mengatakan, masih mendapati harga daging Rp120 ribu per kg dari penjual langganannya.

Menurut dia pedagang daging sapi akan menaikkan harga jual ke pembeli, jika dirasa belum pernah datang ke kiosnya, namun untuk langganannya ada pengurangan harga.

“Kalau saya masih beli Rp120 ribu, tapi itu karena sudah langganan, kalau dilihat orang baru, atau belum pernah membeli di kios dagingnya, maka akan dinaikkan harganya,” kata dia.

Sementara di Pasar Way Kandis, penjual daging rata-rata menjual dengan harga Rp120 ribu per kg lebih mahal dari harga normal Rp110 ribu per kg. Harga ini sudah berlaku sejak awal puasa.

“Sudah sejak awal bulan puasa ini, saya jual Rp120 ribu,” kata Joni, penjual daging di Pasar Way Kandis.

Menurut dia, kenaikan harga jual dikarenakan pemasok daging atau distributor sudah mematok harga tinggi. Sehingga ia dan pedagang lainnya tak punya pilihan selain ikut menaikkan harga.

“Ya membeli harganya sudah mulai naik, jadi saya mau enggak mau juga ikut naikin harga jual,” kata dia.

Joni menambahkan, biasanya jika masih kurang tiga minggu saja harga daging sudah naik, maka nanti mendekati Lebaran, hingga H-2 bisa lebih tinggi lagi. Hal itu karena alasan dari pemasok daging, bahwa stok sapi mulai menipis.(IH)

140 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

harga daging di lampung rp140 ribu

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan