Warga Pertanyakan Kinerja Polres Tuba

Ist

MENGGALA-Sopian Bin Idris Siwan (37)  warga Kampung Tunggal Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang (Tuba) mempertanyakan kejelasan laporan nomor ; TBL/134/IV/2017/ POLDA LPG/RES TUBA,tertanggal 26 april 2017 yang ditanda tangani oleh Ipda Sainudin, kepada pihak Polres Tuba atas dilarikanya serta dugaan pelecehan seksual terhadap  anak gadisnya TA  (15) oleh terduga  Yoga Bin Slamet.

Pasalnya laporan yang telah berjalan enam bulan tersebut sejak bulan April lalu hingga Oktober 2017 ini  sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya atau mandek di Polres Tuba. Menurut Sopian dirinya dan keluarga merasa kecewa akan kinerja penegak hukum Polres Tuba, yang mana laporan atas melarikan anak dibawah umur,disertai pelecehan seksual terhadap putrinya TA, sampai saat ini tidak ada sama sekali perkembangan. Padahal kata Sopian laporan tersebut telah masuk ke Polres Tuba sejak 26 April 2017.

“Sebelum saya lapor ke Polres, saya sudah lapor ke Polsek Banjaragung tapi karena tidak digubris maka saya langsung lapor ke Polres.Tapi anehnya laporan tersebut mandek, sama saja tidak digubris oleh pihak polisi. Padahal saksi waktu kejadian maupun bukti visum sudah kami lengkapi,kok tidak ditindak lanjuti, inikan aneh, padahal TA anak dibawah umur,” tandasnya

Baca Juga:  Enam Santriwati Nurul Huda Jadi Korban Pelecehan Seksual

Dijelaskan Sopian, kejadian bermula pada Senin (24/4) siang sekitar pukul 13.00 Wib, dirinya mendapatkan info jika putrinya TA, yang bekerja sebagai pegawai Counter Hp Via Cell dijemput oleh seseorang pemuda dengan menggunakan sebuah mobil.

“Saya langsung cek kebenaran tersebut dan ketika saya ke counter tempat TA bekerja, tapi TA sudah tidak ada. Waktu itu counter sudah tutup, kemudian saya bersama keluarga berusaha mencari namun tidak membuahkan hasil, dan putri saya TA hilang,” bebernya.

Ditambahkan Sopian, jika keesokan harinya dirinya bersama keluarga mendapatkan informasi jika Putrinya telah dibawa dan berada disebuah kontrakan/kos-kosan di unit II Banjaragung.

“Benar setelah kami datanggi kontrakan tersebut, kami temukan TA dilokasi bersama rekanya yang bernama Sintia. Namun Yoga telah melarikan diri melalui pintu belakang. Saat itu saya lihat TA menanggis dan menceritakan semua kejadian,ataupun pelecehan  yang menimpa dirinya. Saat itu juga saya langsung lapor ke Polisi,alhamdulillah sampai sekarang belum ada perkembangan,”ujarnya.

Baca Juga:  BY Bantah Lakukan Pelecehan Seksual

Terpisah TA, didampingi oleh kerabatnya, mengaku jika pada hari tersebut dirinya yang memang sudah beberapa bulan mengenal Yoga bertemu di counter. Pada saat itu Yoga hendak mengantarkanya pulang,kerumah dengan menggunakan sebuah mobil. Namun lanjut TA pada saat berada di mobil Yoga, meminta dirinya untuk menemaniya jalan-jalan  ke Tulangbawang Barat.

“Saya sempat menolak tapi Yoga tancap gas. Karena takut saya diam saja bahkan saat pulang dari Tulangbawang Barat bukanya saya diantar pulang namun saya dibawa kesebuah kontrakan. Dalam keadaan takut saya ikuti kemauan Yoga, namun naas dalam kontrakan tersebut saya dilakukan seperti perempuan murahan (pelecehan). Namun hanya sebatas itu saja tidak sampai ke hal yang lain,” jelasnya (30/10) kemarin.

Baca Juga:  LBH Kecam Pelecehan Seksual Oknum Dosen Unila

Semua kejadian ini sambung TA sudah saya ceritakan kepada polisi karena Yoga sudah dilaporkan keluarga ke Polres Tuba. “Masalah ini sudah ditangani oleh Polres, tapi ada kesan dibiarkan, mungkin aparat takut karena orang tua Yoga adalah orang terpandang, bahkan saya dengar Yoga pernah ditangkap tetapi kembali dilepaskan. Inikan janggal masa ia sudah ditangkap dilepaskan lagi, saya jadi ragu dengan aparat apakah ini namanya penegakan hukum untuk orang miskin,” imbuhnya.

“Ami memohon agar pak Kapolres AKBP.Rusmanto Wibowo.SIK, dapat membantu kami orang miskin menuntut keadilan. Jika kami pelapor salah kami siap menerima hukuman, dan jika memang Yoga terbukti bersalah, saya dan keluarga meminta agar diberikan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku,”harapnya.

Sementara dihubunggi terpisah Kapolres Tuba AKBP.Rusmanto Wibowo.SIK belum bisa dihubunggi untuk diminta klarifikasi terkait mandeknya laporan Sopian Bin Idris Siwan. (MR)

Pelecehan Seksual

Posting Terkait