Warga Krui Tolak Nur Komala

Ilustrasi. (Ist)

KRUI–Aparat dan Masyarakat Pekon Penggawalima, Kecamatan Waykrui, Pesisir Barat menolak Nur Komala sebagai Pj. Peratin, Kamis (14/9). Musyawarah Pekon yang diikuti 75 persen warga lebih memilih Ema Wati.

“Ema Wati lebih cocok diposisikan sebagai pengganti Bambang Irawan yang sudah habis masa jabatannya, tahun ini. Bila tidak? Saya akan mundur!” tegas Ketua Lembaga Himpunan Pekon (LHP) Penggawalima Ardiansyah.

Baca Juga:  Nahdiyin Tolak Koorporasi Politik

Yang jadi pertanyaan Ardiansyah sebagi LHP Apa alasan berkas yang diajukan ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) ditolak padahal dia bersfungsi sebagai LHP yang menyalurkan aspirasi warga.

Hal tersebut bukan tanpa alasan dikarenakan Ema Wati merupakan PNS, Masyarakat asli Pekon Penggawa Lima yang saat ini mengajar di SMPN 1 Waykrui, Sedangkan Nur Komala Kepala Sekolah di SMPN 1 Pesisirtengah.

Baca Juga:  PDIP Tolak Mahar Politik

Ardiansyah, didampingi Juru Tulis Suhermanto, Kaur Pemerintahan Darmawan, dan masyarakat setempat, mengharapkan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Pesisir Barat  agar dapat memahami dan mendengar aspirasi masyarakat.

“Apalagi kami sudah mengajukan permohonan pencalonan melalui Kecamatan Waykrui dan membawa bukti secara tertulis dari aparat dan masyarakat yang menginginkan Ema sebagai PJ Peratin sampai diadakan pemilihan peratin kembali.(AG)

tolak

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan