Warga Tulang Bawang Minta Tergugat Cabut Izin SGC

Advokasi Rakyat Lampung: PT SGC Jadi Tergugat

Tim Advokasi Rakyat Lampung (ARL), Ali Hakim Lubis, S.H.

TULANG BAWANG – WARGA Kabupaten Tulang Bawang menggugat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Gubernur Lampung dan Bupati Tulang Bawang untuk mencabut segala jenis perizinan yang diberikan kepada kelompok usaha Sugar Group Companies (SGC).

Akibat adanya pengabaian atas kewajiban negara yang dilakukan para tergugat pada aktivitas penanaman modal kelompok usaha Sugar Group Companies (SGC), warga Kabupaten Tulang Bawang mengalami kerugian.

Baca Juga:  SGC Harus Patuhi SK MK Nomor 35 Tahun 2013

“Aktivitas penanaman modal mereka (SGC_red) membuat kebun tebu dan pabrik gula di Kabupaten Tulang Bawang mengakibatkan kerugian warga di sana,” ujar Ali Hakim Lubis SH, salah seorang kuasa hukum warga Tulang Bawang yang tergabung dalam Tim Advokasi Rakyat Lampung (ARL) di Jakarta, Jumat (18/5).

Kata Ali, pihaknya tidak mencantumkan kerugian materiel. Hanya kerugian immateriel yakni minta dicabutnya segala jenis perizinan bagi para turut tergugat yang tergabung dalam kelompok usaha SGC.

Baca Juga:  Serobot Lahan Warga Tulang Bawang, Komisi II DPR RI Panggil PT SGC

Jadi, lanjut Ali, dengan dicabutnya seluruh perizinan para turut tergugat, maka distribusi ganti kerugian terhadap warga Tulang Bawang dalam gugatan ini sudah terlaksana dengan sendirinya.

“Setelah putusan mengabulkan gugatan ini berkekuatan hukum tetap (inkracht),” ujarnya.

Pada gugatan citizen law suite (CLS) warga Kabupaten Tulang Bawang yang teregister dengan Nomor 388/Pdt.G/2018 tanggal 9 Mei 2018 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, PT SIL, PT ILP, PT MKS, PT GPA, PT ILCM, dan PT BSSS, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam kelompok usaha SGC berstatus turut tergugat. (*)

591 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Advokasi Rakyat Lampung PT. SGC

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan