Waspada Penipuan Berkedok Undian Berhadiah

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni.ist

BANDAR LAMPUNG– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas sosial (Dinsos) menekankan kepada masyarakat tentang perlunya memahami prosedur dan tata cara penyelenggaraan undian dan pengumpulan uang/barang. Dengan demikian, tidak mudah tertipu dengan iming-iming hadiah yang berkedok undian gratis berhadiah.

“Saya harap masyarakat lebih ekstra waspada. Hampir seriap hari, bahkan setiap bulan tentu masyarakat mendapatkan pesan singkat berkedok hadiah uang. Hal yang tidak mungkin berkaitan dengan diri kita itulah yang tidak perlu ditanggapi,” kata Kepala Dinsos Lampung Sumarju Saeni.

Berdasar UU 54/1954, lanjutnya, penyelenggaraan undian harus mendapatkan izin dari Kementerian Sosial (Kemensos). Izin undian sekarang dapat di-upload ke https://simppsdbs.kemsos.go.id. Pajak penyelenggaraan undian sebesar 10% dari total nilai hadiah.

“Pajak tersebut untuk usaha-usaha kesejahteraan sosial,” kata dia.

Sedangkan pengumpulan uang atau barang diatur dalam UU 9/1961. Tujuannya, untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang dari masyarakat diperlukan izin terlebih dahulu dari pejabat yang berwenang secara berjenjang sesuai dari lingkup wilayahnya,” ujarnya.(*

255 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan