Waykanan Pacu Potensi Industri Kreatif

Ilustrasi. (Ist)

BLAMBANGANUMPU–Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Waykanan menggelar pelatihan dan pembinaan industri kecil menengah (IKM) bagi ibu-ibu di Kecamatan Kasui, Kamis (9/11).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada kaum wanita agar bisa lebih mandiri dan kreatif untuk memanfaatkan perkembangan zaman saat ini,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Waykanan, Yunada Atiek.

Menurut Atiek, pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku IKM untuk meningkatkan kemampuan pengolahan produk dan wawasan tentang pemasaran produk. Menariknyam hasil olahan produk dari pelatihan akan langsung dijual di pasar dan dijadikan sovenir pernikahan.

Sektor industri kreatif adalah faktor utama untuk mengembangkan industri yang ada saat ini. Apalagi bila ini bisa di lakukan oleh para ibu-ibu, produksi ini juga bisa dijadikan sebagai bahan produksi asli Kecamatan Kasui.

Baca Juga:  Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

“Itu harus diakui, karena semua jenis usaha di bidang industri kreatif itu adalah industri kreatif seperti kerajinan, baik kerajinan pembuatan tempat tudung saji, tempat tisu, sarung bantal dan lainnya,” katanya.

Selain di Kecamatan Kasui, pelatihan serupa juga akan diadakan di kecamatan lainnya. Melalui program ini diharapkan akan muncul industri kreatif unggulan dari masing-masing kecamatan.

“Target kami tahun ini bisa mencetak 1.000 tenaga kerja sektor industri kreatif, karena potensi industri kreatif sangat besar,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Waykanan, Dessy Afrianti Adipati mengatakan, untuk menambah pengetahuan serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, pihaknya menggelar pelatihan industri kreatif pembuatan kotak tisu, sarung bantal, tutup nasi, tas, dompet serta lainnya, yang digelar di Aula Kecamatan Kasui.

Kegiatan pelatihan pembuatan kotak tisu, sarung bantal, tutup nasi, tas, dompet serta lainnya merupakan penambahan wawasan bagi masyarakat khususnya yang tinggal di perkampungan dan selain itu dapat menambah penghasilan keluarga, serta dapat menyerap tenaga kerja di sektor industri rumah tangga.

Baca Juga:  Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Pelatihan industri kreatif ini menggunakan metode praktik dan teori, oleh tenaga ahli yang berkompeten dan merupakan pelatih binaan Dinas Perindag Kabupaten Waykanan, dan nantinya hasil dari pelatihan ini memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, serta untuk pemasaran hasil industri kreatif rumahan tersebut akan dilakukan kerja sama dengan dewan kerajinan nasional (Dekranasda) Kabupaten Waykanan.

“Maju mundurnya perekonomian di suatu daerah ditentukan dari sektor riil daerah tersebut. Untuk memajukan perekonomian harus dilakukan upaya – upaya, salah satunya peningkatan kualitas masyarakat melalui pelatihan agar kehidupan ekonomi memadai.

Pemerintah Kabupaten Waykanan juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, dengan berbagai program peningkatan usaha industri kecil dan menengah. Dalam rangka pengembangan produk unggulan lokal, yang berimbas kepada kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Industri Kreatif Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

“Di era saat ini, industri kreatif rumah tangga sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi suatu daerah,“ ucap Dessy.

Melalui pelatihan, Pemkab Waykanan berharap kepada masyarakat yang mengikuti pelatihan, dapat memberikan semangat baru dan memunculkan ide dan kreativitas yang dapat menghasilkan karya luar biasa, sehingga dapat menambah pendapatan serta menyerap tenaga kerja yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan ini, perwakilan peserta pelatihan menerima alat – alat pelatihan untuk dipergunakan dalam kegiatan tersebut yang diserahkan secara langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Waykanan didampingi Kepala Dinas Industri dan Perdagangan.(*)

Industri Kreatif

Posting Terkait