Winarti Warning Anggota BPK

Foto: Murni

MENGGALA – Bupati Tulangbawang, Winarti, ingatkan agar seluruh Anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) se-Kecamatan Meraksa Aji yang baru dilantik segera serap aspirasi masyarakat dimasing-masing kampung.

Pasalnya BPK dianggap sebagai “Parlemen” Kampung karena BPK dibentuk sebagai wujud demokrasi yang memiliki wewenang untuk melaksanakan pengawasan terhadap berbagai  urusan kampung.

Menurut Winarti BPK memiliki peran yang sangat penting untuk kemajuan pembangunan maupun tingkat kesejahteraan masyarakat pada masing-masing kampung.

Sebab anggota BPK adalahan wakil masyarakat yang ditunjuk atau dipilih oleh masyarakat untuk mewakili sekaligus menyampaikan seluruh keinginan atau aspirasi kepada penyelenggara pemerintahan kampung.

“BPK berwenang menyusun berbagai rancangan,menetapkan sekaligus melaksanakan pengawasan terhadap Peraturan Kampung dan Peraturan Kepala Kampung jika peraturan yang dibuat tidak pro kepada kepentingan masyarakat BPK berhak menolaknya karena fungsi utama BPK adalah penyampai aspirasi warganya bahasa kerenya BPK adalah Anggota Parlemen jadi wajib bekerja untuk membantu kemajuan kampung,” terang Winarti saat melantik  104 Anggota BPK sekecamatan Meraksa Aji periode 2019-2025, Senin (17/06) .

Baca Juga:  Tulangbawang Siaga Banjir

Dikatakan Winarti, jika saat ini Kampung-kampung telah mandiri lantaran pemerintah mengelontorkan Dana Desa (DD) untuk digunakan berbagai kepentingan pembangunan.

Namun terkadang aku Winarti dirinya banyak mendengar jika dalam realisasi penggunaan anggaran DD pada Kampung-kampung tertentu belum banyak menyentuh atau yang kurang tepat sasaran.

“Ada beberapa faktor yang mempegaruhinya pengelolaan  DD belum pro rakyat mulai dari SDM yang belum mumpuni sampai ketidak tegasan anggota BPK,yang membiarkan itu terjadi padahal jika BPK benar-benar aktif melakukan pengawasan semua itu tidak akan terjadi,saya minta kedepan semua anggota BPK kritis jika program tidak pro rakyat tolak saja itu hak BPK,” ingatnya.

Oleh karena itu Winarti menerangkan mengingatbetapa pentingnya pelaksanaan dan penggunaan anggaran DD tersebut maka selaku Pimpinan di daerah yang berjuluk Say Bumi Nenggah Nyappur tersebut dirinya meminta kepada seluruh pihak pengawasan anggaran agar dapat melakukan kegiatan Monitoring ataupun pengawasan secara ekstra ketat terhadap seluruh Kampung dalam merealisasikan anggaran DD tersebut.

Baca Juga:  Winarti Ajak Kaum Perempuan Lebih Bertakwa

Winarti melanjutkan, seluruh pihak penegak hukum dan anggota BPK se Kecamatan Meraksa Aji Tulangbawang yang baru saja di lantik dan di resmikan oleh diirnya agar segera menjalankan tugas tersebut.

“Karena itulah fungsi dari BPK yang sesungguhnya jadi lakukan pengawasan secara Full bila perlu lakukan monitoring setiap hari terhadap jalanya dan penggunaan anggaran DD supaya kita semua tahu yang mana saja yang tidak di kerjakan sesuai dengan perencanaannya,” urainya.

Sebab tujuan dari pelantikan anggota BPK se Kecamatan Meraksa Aji Tulangbawang Winarti menjelaskan adalah selain guna membantu Pemerintah untuk mengawasi penggunaan anggaran DD juga agar membantu Pemerintah dalam menjalankan semua program pembangunan khususnya yang menggunakan anggaran DD.

“Karena yang namanya anggaran DD tersebut diberikan untuk membangun kampung dengan baik dan sesuai keinginan masyarakat bahkan diatur sendiri tentunya dengan mengajak dam melibatkan  semua masyarakat dalam membangun daerah masing masing agar lebih maju dan sejahterah,” tegasnya.

Baca Juga:  Pejabat Blenyon Nonjob 3 Bulan

Sedangkan di tempat bersamaan Kepala Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Tulangbawang Syahril menambahkan jika berdasarkan surat keputusan Bupati Tulangbawang Hj Winarti dengan nomor: B/228/I.I/HK/TB/2019 tahun ini Kecamatan Meraksa Aji Tulangbawang sudah resmi memiliki sebanyak 104 anggota BPK tingkat kecamatan Meraksa Aji Tulangbawang.

Yang mana Sambung Syahril dalam tahun ini Bupati Tulangbawang Hj Winarti secara serentak melantik sebanyak 104 anggota BPK yang dibagi di delapan Kampung sekaligus seperti Kampung Marga Jaya, Kecubung Raya, Mulyo Aji, Bangun Rejo, Sukarame, Bina Bumi, Karya Bhakti dan Kampung Paduan Rajawali.

“Jadi masing masing anggota BPK di delapan Kampung ini nantinya yang akan mengawasi penggunaan anggaran DD begitu juga semua program pembangunan dan apabila ada yang kurang tepat maka BPK inilah yang wajib menegurnya, “pungkasnya.( MURNI)

Anggota BPK Bupati Tulangbawang Winarti

Posting Terkait