28 Kasus DBD Menimpa Lambar, Warga Diimbau Lakukan PSN

Foto: ist

LIWA- Hujan yang mengguyur Kabupaten Lambar akhir-akhir ini menimbulkan keresahan sebagian warga karena mengakibatkan maraknya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dari Januari hingga saat ini, tercatat Lambar memiliki 28 kasus DBD.

Kabid Pencegah dan Pengendalian Penyakit Ira Permatasari mendampingi Kadiskes Lambar Paijo mengatakan, sampai saat ini Lambar memiliki 28 kasus DBD. “Alhamdulillah, Ke 28 kasus warga yang positif terkena DBD itu dinyatakan telah sembuh. Kasus terbanyak yaitu di Liwa yakni terdapat 7 kasus namun 6 diantaranya adalah kasus impor yaitu serangan nyamuk yang terjadi saat yang bersangkutan sedang pergi keluar daerah”, ujarnya, Senin (25/02).

Baca Juga:  Puskesmas Negara Batin Lakukan Fogging & Sosialisasi Pencegahan DBD di Lapas

Ke-28 kasus DBD itu rincianya Kecamatan Gedungsurian 1 kasus. Fajarbulan 2 kasus. Kemudian Kenali 1 kasus. Batubrak 2 kasus, Liwa 7 kasus, Sukau 4 kasus, Lumbok Seminung 5 kasus, Kebuntebu 2 kasus dan Batu Ketulis 4 kasus.

Ira menjelaskan, dari jumlah itu sampai saat ini yang telah dilakukan fogging baru Kecamatan Lumbok Seminung dan Batu Ketulis. Sedangkan daerah lainnya belum dilaksanakan karena belum sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP). Fogging sendiri dilaksanakan jika ditemukan lebih dari 1 orang yang terjangkit DBD dalam radius 200 meter.

Baca Juga:  Status KLB DBD di Lampung Tunggu Respon Pemkab & Pemkot

Maraknya kasus DBD tahun ini disebabkan curah hujan tinggi yang menyebabkan rentan terhadap perkembangan nyamuk. Karena itu, diharapkan agar masyarakat melakukan kebersihan lingkungan sekitar, terutama memberantas tempat-tempat yang dapat menjadi sarang dan perkembangbiakkan jentik nyamuk.

Untuk memutus rantai penyebaran dan perkembangan jentik nyamuk aedes aegipty sebagai penyebab DBD, pihaknya pun telah membagikan abate serta menggaungkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara melakukan 3M plus. PSN melalui 3M plus itu adalah cara yang paling efektif untuk memutus rantai nyamuk penyebab DBD.

Baca Juga:  Dinkes Lampung Imbau Tetap Waspada DBD

“Jika ada masyarakat yang membutukan abate tapi belum mendapatkannya, maka bisa langsung minta ke Puskemas terdekat dan nanti akan diberikan secara gratis,” imbaunya.(FB)

DBD Dinas Kesehatan Lambar

Posting Terkait