4 Nama Diajukan Jadi Direksi Bank Lampung

Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG – Empat nama diajukan sebagai calon direksi PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung tersebut.

Keempatnya ialah Amsir Anshori (Kepala Divisi Akutansi dan Keuangan), Mahdi Yusuf (Kepala Divisi Umum), Ahmad Jahri (Kepala Divisi Manajemen Risiko) dan M. Riza (Kepala Cabang Utama).

Ahmad Jahri dan M.Riza diputuskan sebagai calon Direktur Operasional, sedangkan Amsir Anshori dan Mahdi Yusuf sebagai calon Direktur Kepatuhan.

Baca Juga:  Nasabah KCP Sudirman Raih Grandprize Rp100 Juta Undian Bank Lampung

Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bank Lampung Harry Budiarjo mengatakan keempat calon direksi akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada awal Januari 2020.

“OJK akan melakukan fit and proper test untuk menyetujui calon Direktur Operasional dan Direktur Kepatuhan yang sudah lama belum terisi,” kata Harry pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Lampung, Senin (23/12/2019).

Baca Juga:  Bank Lampung Cabang Kalianda Peroleh Peringkat I Kategori Survei Kredit Perbankan

Menurut Harry, calon direksi akan ditetapkan dalam RUPSLB yang dihadiri para pemegang saham Bank Lampung. Mulai gubernur hingga bupati dan wali kota.

“Bisa juga nanti dilakukan voting jika memang para pemegang saham sepakat. Karena OJK sifatnya hanya setujui atau tidak setuju,” terangnya.

Sementara Komisaris Independen Bank Lampung Lukman Hakim menyampaikan berkas calon direksi akan diajukan kepada OJK pada akhir bulan ini.

Baca Juga:  Program "Mantra Tubaba" Didukung Produk Tabunganku Bank Lampung

RUPSLB juga sepakat mengajukan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung sebagai Komisaris Utama Bank Lampung.

“Nantinya (Sekprov) beliau tetap mengikuti fit and proper test, seperti mekanisme yang berlaku,” kata Lukman.

Wacana Sekprov menjadi Komisaris Utama Bank Lampung atas berbagai pertimbangan. Salah satunya membawa Bank Lampung masuk Buku II. (*)

Bank Lampung Direksi Bank Lampung

Posting Terkait