Adira Finance Hindari Komplain Nasabah

ist

BANDARLAMPUNG—Rudi Hartono, kakak dari nasabah Adira Finance atas nama Sabar mempertanyakan terkait biaya sistem blokir sebesar Rp500 ribu yang dikenakan karena telat membayar cicilan. Namun pihak Adira Finance justru menghindar dan tak member kejelasan.

“Saya datang ke kantor Adira di Jalan Gajah Mada, Bandarlampung untuk minta kwitansi bukti bayar sistem blokir. Tapi pihak keamanan melarang saya untuk bertemu dengan pihak Adira yang tadi menerima uang pembayaran cicilan angsuran dan biaya sistem blokir dari adik saya,” kata dia kepada Fajarsumatera, Selasa (13/2).

Rudi yang namanya tertulis di STNK motor adiknya tersebut menyatakan, terdapat kejanggalan dari pihak Adira yang tidak memberikan bukti pembayaran terkait biaya sistem blokir itu. Pasalnya di kwitansi pembayaran cicilan, uang sebesar Rp500 ribu tersebut tak tertera.

Sebelumnya, nasabah Adira Finance, Sabar mengeluhkan adanya biaya sistem blokir sebesar Rp500 ribu. Perusahaan jasa pembiayaan kredit kendaraan bermotor tersebut mengklaim, biaya tersebut berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(*)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan