Baliho Jokowi-Ma’ruf Bertebaran, Herman HN Dipanggil Bawaslu

Baliho raksasa Jokowi-Ma’ruf di Kota Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Bandarlampung menyerahkan ke lembaga pengawas tingkat provinsi terkait pemanggilan ketua satgas Cakra Buana PDIP Lampung Herman HN yang rencananya dipanggil pada Selasa, (18/9).

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansyah menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemda kota agar menurunkan alat peraga kampanye (APK) bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin melalui Pol PP.

“Kita sudah laporkan, sehingga Bawaslu Provinsi yang akan mengambil alih,” kata Candrawansyah, Selasa(18/9).

Alasannya pengalihan itu, karena APK itu tidak hanya tersebar di kota Bandar Lampung saja, tetapi ada juga di Lampung Selatan, Metro dan Pringsewu.

“Itu alasan adanya pelimpahan ke provinsi untuk menindaklanjutinya,” ungkapnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Lampung divisi pengawasan Iskardo P Panggar, menjelaskan bahwa pihaknya sudah meminta Pemkot Bandarlampung untuk bekerjasama menertibkan APK liar tersebut.

“Kita meminta agar Pemkot menurunkan. Kita juga sudah  memberikan surat secara langsung ke satgas Cakra Buana untuk menurunkan itu,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Satgas Cakra Buana PDIP Lampung Herman HN dipanggil Bawaslu Kota Bandar Lampung terkait alat peraga kampanye (APK) Pilpres masih bertebaran di Kota Bandarlampung, pada Selasa (18/9).

Pasalnya, mulai dari Bundaran Adipura, jalan ZA, Pagar Alam, hingga  menuju Bandara Radin Intan, baliho capres Joko Widodo – Makruf Amin masih bertahan. (*)

Baliho

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan