Berburu Buku Harga Miring

Foto: Ilustrasi/Ist

JAKARTA — Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) akan menggelar bazar buku selama Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei. Bazar akan diselenggarakan di 34 provinsi dan menawarkan buku-buku yang dijual dengan harga miring. Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi berharap pameran buku dan obral buku murah akan menjadi agenda tahunan yang rutin diselenggarakan. Bahkan harus menjadi kebiasaan dan budaya baru di Indonesia.

“Hingga suatu saat pameran buku tidak hanya dilakukan sekali tapi dua kali dalam setahun. Atau nanti sudah bisa jadi kebiasaan kita,” kata Didik usai Penandatanganan MoU dengan IKAPI, di Gedung C Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Baca Juga:  Kabupaten Asahan dapat Program Sekolah Penggerak dari Kemendikbud

Ketua Umum IKAPI, Rosidayati Rozalina, mengatakan saat ini IKAPI telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan literasi di Indonesia. Terutama melalui pameran buku murah di seluruh Indonesia maupun penyediaan sistem informasi yang akuntabel untuk memudahkan masyarakat memesan buku melalui jaringan online.

“Pada pameran yang diselenggarakan IKAPI setiap tahunnya sekarang kita buka yang namanya ‘zona kalap’, yaitu buku-buku yang dijual dengan harga yang sangat miring,” kata Rosidayati.

Baca Juga:  Kemendikbud Dorong Komitmen Pemda Lestarikan Bahasa Daerah

Sekarang, pameran buku tidak hanya di Indonesia Book Fair (IBF). Daerah juga tengah mengembangkan pameran buku seperti Liga Buku Bandung. Sejumlah penerbit juga mengadakan kegiatan jual buku murah. “Jadi sekarang ini memang semakin ramai sebetulnya,” imbuh dia.

Untuk lokasi pameran buku sendiri, kata Rosidayati, akan dirundingkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud dengan Ikapi Daerah atau koordinator penerbit di daerah. “Bisa di kantor LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) atau dinas atau tempat lain, yang penting strategis, mudah diakses masyarakat,” sebut dia.

Baca Juga:  Kemendikbud Perpanjang Registrasi Akun LTMPT

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) tentang pengembangan literasi di Tanah Air. Diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan angka minat baca anak-anak Indonesia. Kerja sama ini bukan saja dilakukan di tingkat pusat. Ke depan pemerintah daerah dan IKAPI di provinsi akan menjalin kerja sama serupa. Namun sayangnya, belum semua provinsi memiliki IKAPI saat ini. Kerja sama literasi mencakup buku-buku nasional, internasional dan buku pengajaran di sekolah. Buku-buku yang disediakan terdiri dari buku pendidikan dan umum.(*)

Bazar Buku IKAPI Kemendikbud

Posting Terkait