Berkurban Saat Pandemi, Bentuk Syukur Nikmat Ilahi

Bandarlampung-Meskipun saat ini sedang Pandemi Covid-19 di Indonesia dan khususnya di Provinsi Lampung. Proses penyembelihan hewan kurban menjadi bagian yang tak terlepaskan dari setiap perayaan Hari Raya Idul Adha.

Karena Kurban menjadi salah satu yang dianjurkan bagi umat Islam yang telah mampu untuk menunaikannya.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal, baginya salah satu makna berkurban merupakan bentuk tanda syukur atas nikmat Allah.

“Kurban adalah momentum untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan, serta sebagai bentuk tanda syukur kita atas nikmat Allah SWT,” kata Mirza sapaan akrabnya, Kamis (15/07/2021).

Sekertaris Komisi V DPRD Lampung tersebut berujar, dengan berkurban berapa pun jumlahnya pasti akan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang saat ini sedang terdampak langsung akibat Pandemi Covid-19.

“Selain bentuk syukur kita kepada Allah SWT, berkurban juga adalah sebagai tanda kepedulian kita terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang secara langsung terdampak Pandemi ini,” ujar Mirza.

Ia pun berpesan, agar masyarakat tidak menyurutkan semangatnya dalam merayakan Hari Raya Idul Adha kali ini, meskipun ini tahun kedua Pandemi Covid-19 melanda seluruh wilayah Indonesia.

“Ini adalah tahun kedua Hari Raya Idul Adha kita di tengah Pandemi Covid-19. Meskipun demikian saya mengajak masyarakat tetap menjaga semangatnya dalam merayakan Hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi akan kita rayakan,” ucap Mirza.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketika hendak merayakan Hari Raya Idul Adha.

“Tetap disiplin Prokes dalam melaksanakan Shalat ID dan ketika proses penyembelihan hewan kurban. Selain berserah diri, ikhtiar kita juga harus tetap jalan dalam mengakhiri Pandemi ini,” pungkasnya.

Posting Terkait