Bupati Tuba: Hanya 7 OPD yang Siap Matangkan Program Pembangunan

Bupati tulangbawang Hj Winarti, menjelaskan hasil Rakor Dadakan yang dilaksanakan untuk Evaluasi program 2018, dan Pematangan program 2019.

MENGGALA – Bupati Tulangbawang Winarti, menyebut bahwa dari 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hanya 7 OPD yang sudah matangkan program-program pembangunan siap untuk direalisasikan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Bupati Winarti usai mengelar rapat koordinasi (Rakor) dadakan evaluasi program 2018 dan pematangan program tahun 2019, di lantai II sekretariat pemkab setempat.

Menurut Winarti dirinya sengaja melaksanakan rakor secara dadakan dengan para pimpinan OPD untuk mendengar langsung paparan OPD tentang kesiapan masing-masing OPD melaksanakan program pembangunan tahun 2019 .

Baca Juga:  Winarti Janji Tuntaskan Program Pembangunan

“Ini rakor perdana saya sejak di lantik menjadi bupati, dan saya anggap ini sesuatu yang baru kelak para teman-teman OPD harus selalu siap mengingat bupatinya sering mengelar rakor dadakan,” seloroh Winarti.

Dijelaskan Winarti jika dalam rakor tersebut bertujuan untuk mendengar langsung paparan seluruh OPD tentang persiapan, kesiapan masing-masing melaksanakan apa yang sudah menjadi program.

Sebab dirinya menginginkan agar seluruh program pembangunan skala prioritas tahun 2019 dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran,apalagi semua program telah masuk dalam APBD 2019.

Baca Juga:  Winarti Janji Tuntaskan Program Pembangunan

“Nyatanya dalam paparan semua OPD belum siap yang terlihat matang dan siap melaksanakan program hanya ada 7, OPD yakni Dinas PU, Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan, selain siap, program 7,OPD ini juga sejalan dengan 25 program unggulan. Sementara yang lainya belum jelas padahal seluruh program OPD telah terencana dan terukur termuat dalam APBD tapi kok lamban,” paparnya.

Kendati lamban, Winarti tetap meminta agar seluruh OPD tetap fokus serta secepatnya matangkan seluruh perencanaan agar program-program pembangunan dapat segera dilaksanakan.

“Semua program pembangunan sudah dinantikan oleh seluruh masyarakat jadi wajar kalau kita harus cepat dan tepat karena apa yang kita perbuat dan lakukan semua untuk kepentingan maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Winarti Janji Tuntaskan Program Pembangunan

Pantauan di lapangan, selain tertutup dan steril oleh telepon seluler, rakor dadakan tersebut membuat sejumlah pejabat OPD ketar-ketir, lantaran belum menyiapkan bahan pematangan program untuk dipaparkan dihadapan bupati.

Bahkan dampak sejumlah pejabat izin keluar masuk ruangan rakor dengan alasan hendak ke kamar mandi, padahal di depan sang pejabat menunggu staf maupun pegawainya untuk mengantarkan bahan paparan.

Terlihat juga Kepala Dinas Pendidikan Nazzarudin dan sekretarisnya yang kasak-kusuk memberikan tulisan kepada staf disdik. (Fs-Mr)

Program Pembangunan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait