Deteksi Dini Penyalahgunaan Naroktika, BNN OKI Sosialisasi Program P4GN dan Tes Urine Pegawai Disdik OKI

Fajarsumatera.co.id.OKI.
BNN OKI mengadakan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta melakukan penyuluhan dan kegiatan tes urine terhadap para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.

“Program ini merupakan program Badan Narkotika (BNN) bukan hanya dilakukan di Dinas Pendidikan OKI namun merambah ke OPD-OPD lainnya di Kab OKI,” Terang Kepala BNN Kabupaten OKI AKBP Gendi Marzanto SH MH saat diwawancarai wartawan Fajarsumatera.co.id di area Kantor Dinas Pendidikan OKI, Kamis (2/12/2021).

Lanjutnya, tes urine merupakan implementasi Instruksi presiden (Inpres) nomor 2 Tahun 2020 tetang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dimana Presiden RI sudah menginstruksikan keterlibatan semua lembaga baik Polri, Kejaksaan termasuk Pemda Perovinsi maupun Kabupaten/kota.

Salah satu implementasinya sosialisasi dan deteksi dini seperti pemeriksaan urine daripada personil pegawai yang mana bila ada yang terindikasi penyalahgunaan narkotika, kita tindak lanjuti baik secara hukum maupun secara sosial, ujarnya.

“Inilah gunanya sosialisasi P4GN, jadi kita tahu lebih awal, apabila ada pegawai yang terindikasi dengan narkotika maka akan kita tindaklanjuti dan kita laksanakan rehabilitasi, baik rehabilitasi sosial maupun rehabilitasi medis,” ungkapnya.

Untuk menentukan metode rehabilitasi, tentunya akan kita asasemen terlebih dahulu yang bersangkutan, karena rehabilitasi ini ada yang rawat jalan maupun rawat inap. Kalau asasemen menunjukkan tingkatan yang agak parah maka akan kita laksanakan rawat inap, bila kategorinya ringan maka kita rawat jalan dan apabila ada keterkaitan atau pelanggaran hukum, disitu tentunya kita akan laksanakan penegakan hukum sesuai dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tandasnya.

Menurut Kepala BNN OKI, kegiatan sosialisasi P4GN dan tes urine yang dilaksanakan bersama Sub Koordinator Seksi P2M BNNK OKI Masrohaya L Gaol SKM M.Kes dan staf terhadap 20 orang pegawai Dinas Pendidikan OKI dengan hasil semuanya NEGATIF (tidak terindikasi penggunaan narkoba), ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kab OKI H Muhammad Amin melalui Kasi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMP pada Dinas Pendidikan OKI Sumarlin menyambut baik sosialisasi P4GN oleh BNN Kabupaten OKI.

“Kami menyambut baik sosialisasi P4GN ini, tentunya Dinas Pendidikan sebagai leanding sektor dunia pendidikan, kami ingin mengawali kegiatan ini terutama harus bersih terlebih dahulu”, terangnya.

Dikatakannya, Dinas Pendidikan OKI mempunyai satuan pendidikan, untuk itu kedepan kami mengharapkan kepada BNN agar kegiatan semacam ini bisa dikembangkan di satuan pendidikan baik kepada para guru maupun para siswa di Kab OKI Khususnya bagi siswa yang nerusia diatas 12 tahun, seperti siswa SMP, karena kami sangat khawatir mereka (siswa SMP) dijadikan sasaran bagi pengedar narkoba.

“Untuk itu kita berharap kepada BNN agar lebih gencar melakukan pencegahan secara dini terhadap siswa agar mereka tidak menjadi korban Narkotika, harapnya.

Alhamdulillah, dari beberapa pegawai ASN di Dinas Pendidikan OKI yang di tes urine oleh BNN OKI, hasilnya semuanya negatif, tutupnya. (Aliaman)

Posting Terkait