Dinkes Lampung Ikuti Karang Pamitran Nasional di Malang

Ilustrasi. (IST)

BANDARLAMPUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung beserta jajaran mewakili Kwartir Daerah (Kwarda) dari Saka Bhakti Husada gerakan pramuka provinsi Lampung mengikuti kegiatan Karang Pamitran Nasional (KPN) se-Indonesia di desa Lebak Harjo, Malang pada 13 -18 Agustus 2018.
Ketua kontingen Kwarda Lampung Karang Pamitran Nasional (KPN) tahun 2018 Afif Anshori mengatakan, kegiatan karang pamitran nasional tahun 2018 diikuti 9.234 peserta utusan dari 514 kwartir cabang, 34 kwartir daerah seluruh Indonesia, gugus depan perwakilan Indonesia di luar negeri, serta undangan pramuka luar negeri.
Mereka adalah para pembina pramuka siaga, penggalang, penegak dan pandega, pamong satuan karya, pembina pramuka berkebutuhan khusus, pelatih pembina pramuka, kapusdiklatcab dan kapusdiklatda se-indonesia, serta mantan peserta PW Aspac 1978 dan Comdeca 1993.
Kegiatan ini, kata dia, untuk menyamakan persepsi tentang bagaimana melakukan pembinaan pada generasi muda, seperti tehnik melatih dan sebagainya yang nantinya akan diterapkan untuk melatih generasi muda di provinsi masing-masing.
Afif menyampaikan kegiatan ini menjadi lebih spesifik dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya masing-masing kontingen menjadi satu. saat ini setiap kontingen di pecah menjadi perbidang, seperti siaga, galang, pandega, satuan karya dengan kwartir daerah lain yang digabung dalam satu kecamatan.
“Dari sana akan terjadi interaksi yang positif seperti sharing komunikasi atau bertukar pengalaman sehingga akan menambah wawasan dari masing-masing kontingen. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi sangat bagus dan perlu dikembangkan lagi. selain itu, jika kedepannya Lampung diminta menjadi tuan rumah dalam acara skala nasional tersebut, maka Bumi Ruwa Jurai akan lebih siap dengan mencontoh pola seperti ini,”ujarnya, Rabu (14/8).
Sementara itu, Asih Syahjono, panitia pameran karang pamitran nasional menambahkan kwarda Lampung juga membuka stand pameran untuk memeriahkan kegiatan acara KPN tersebut.
Kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan produk khas Lampung, seperti keripik dan kopi. “Pengenalan itu dilakukan dengan cara menyediakan keripik dan kopi secara gratis untuk setiap pengunjung yang datang di stand pameran kwarda Lampung,”ucapnya. (*)

Baca Juga:  Dinkes Lampung Sebut Vaksin Campak dan Rubella Berdasar Kajian Para Ahli

20,089 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Dinkes Lampung Karang Pamitran Nasional

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan