Disdukcapil Pesawaran Fasilitasi Anak Nikah Siri Dapat Akte

Ilustrasi – Akte Kelahiran (foto ist)

Gedongtataan – KepalaDinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pesawaran Ketut Pertayasa menyatakan anak dari pernikahan siri bisa menyantumkan nama kedua orang tuanya pada akte lahir.

“Hal ini belum banyak diketahui warga sehingga mereka terkesan ragu membuatnya. Padahal akte lahir salah satu hal penting bagi masa depan anak mereka,” kata Ketut Pertayasa, saat sosialisasi akte lahir pada para kepala sekolah di Kecamatan Waykhilau, Kamis (28/9).

Selama ini, banyak warga yang belum tahu, jika pembuatan akta lahir terhadap anak hasil dari pernikahan secara siri tidak bisa mencantumkan nama ayah kandungnya, meskipun pernikahan tersebut sah secara agama.

Baca Juga:  Disdukcapil Pesawaran Intensifkan Layanan

“Banyak warga yang takut membuat akte lahir anak kalau melakukan nikah siri, pada saat ini administrasi kependudukan akte lahir anak itu sangat penting.  Dan saat ini,  sudah bisa dibuatkan dengan mencantumkan syarat yang ditentukan,” ucap Ketut.

Menurutnya, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan haknya memiliki identitas dan administrasi kependudukan,  meskipun anak tersebut hasil dari penikahan siri.

“Untuk warga yang melakukan nikah siri dan tak ada surat nikah,  tetap bisa membuatkan anaknya akte lahir,  tinggal membuat surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) dengan materai oleh kedua orang tuanya,  dan ditambah surat pengantar dari Kantor desa setempat,” jelasnya.

Baca Juga:  Disdukcapil Pesawaran Berikan Pelayanan Khusus Bagi Lansia

Kemudian, kata dia, pembuatan akta lahir tersebut juga merupakan program nasional untuk penertiban adminduk, dimana target kita di Desember mendatang, target 90 persen anak di Pesawaran memiliki akte lahir, diatas target nasional 85 persen.

“Rencananya di Desember mendatang,  dengan kegiatan sosialisasi ke sekolah melalui KUPT Pendidikan di setiap kecamatan,  adminduk akte lahir anak dapat mencapai target 90 persen,  yang mana saat ini sudah tercapai 82 persen,” ucap dia.

Baca Juga:  Disdukcapil: Kesadaran Warga Urus Akta Kematian Rendah

Dijelaskan dia, sosialisasi Adminduk untuk pelayanan pembuatan akte kelahiran 0-18 ini,  merupakan perwujudan visi misi bupati yang pertama dengan bersama masyarakat membangun Pesawaran,  melayani, bersih dan terpercaya.

“Jadi saya juga harapkan pada setiap warga dapat langsung mengurus adminduknya sendiri tanpa melalui calo,  karena semua pengurusan adminduk di Disdukcapil geratis,  dan jika ada yang meminta uang kepada masyarakat,  langsung laporkan pada saya,  dan oknum itu bakal diberi sanksi yang berat,” turur dia. (MH/PS)

 

Akte Kelahiran Disdukcapil Pesawaran

Posting Terkait