DKP Lampung: Tidak ada Ruang bagi Tambang Pasir Laut

Warga Pulau Sebesi saat melakukan aksi unjuk rasa penolakan eksploitasi Pasir Laut Guanung Anak Krakatau (ist)

BANDARLAMPUNG — DINAS Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung menegaskan tidak ada ruang bagi pertambangan pasir laut di wilayah perairan Lampung.

Hal ini sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Baca Juga:  Warga Pulau Sebesi Boikot Workshop YFMI

“PT Lautan Indonesia Persada sudah dibahas oleh tim. Cuma dari kita jelas, memang tidak ada ruang bagi pertambangan pasir laut. Kita tetap berpegang pada Perda kitalah,” kata Plt Kadis DKP Provinsi Lampung, Makmur Hidayat, usai rapat bersama di Gedung Pemprov, Senin (14/10/2019).

Pernyataan DKP Provinsi Lampung ini terkait adanya kegiatan workshop yang digelar Fasilitator Masyarakat Indonesia (YFMI).

Baca Juga:  Bangkai Ikan Paus Terdampar di Pulau Sebesi

YFMI menggelar kegiatan workshop ‘Potensi Ekonomi dan Ekologi Perairan Sekitar Pulau Sebesi’ di Krakatau Kahai Beach Hotel Rajabasa Lampung Selatan, Senin (14/10/2019).

YFMI mengundang WALHI Lampung, pihak PT Lautan Indonesia Persada, tokoh masyarakat Pulau Sebesi, dan Lembaga Konservasi 21.

“Tidak ada celah memang Perdanya seperti itu, kita tetap konsisten dengan Perda. Kalau misalnya ada aktivitas, itu urusannya dengan aparat,” ujarnya.

Baca Juga:  DKP Lampung Kecam Penangkap Ikan Perusak Lingkungan

Sebelumnya Direktur WALHI Lampung Irfan Musri menyatakan penolakannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Tidak ada gunanya, WALHI sejak awal tegas menolak,” ujarnya. (JO)

DKP Lampung Gunung Anak Krakatau Pasir Laut GAK Pulau Sebesi

Posting Terkait