DPRD Bandarlampung Evaluasi Penerimaan 146 Tenaga Kontrak

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi. (Ist)

Bandarlampung,-DPRD Kota Bandar Lampung menyayangkan penerimaan Pegawai Tenaga Kontrak di lingkungan Pemkot tidak transparan dan tanpa pengumuman yang jelas, sebanyak 146 tenaga kontrak priode 2017  sudah tersebar di beberapa satuan kerja (Satker) Pemkot Bandar Lampung.

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi menjelaskan, pihaknya tidak menerima pemberitahuan soal penerimaan tenaga kontrak sebanyak 146 tersebut.

“Ya nggak tau, saya tau dari kalian ini, kalau sebanyak itu mau memberikan gajihnya menggunakan anggaran dari mana, sementara kita kan masih menghemat anggaran saat ini, kenapa ada penerimaan pegawai tenaga kontrak baru,” ucapnya, Rabu (17/5).

Baca Juga:  Era Kepemimpinan M Ridho Ficardo, Pegawai Kontrak Hidup Sejahtera

Politisi PDI Perjuangan itu, menyayangkan langkah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat tidak ransparan dalam penerimaan pegawai tenaga Kontrak sebanyak 146 tersebut.

“Maunya ya diumumkan, biar masyarakat tahu. Ini juga salah satu lapangan pekerjaan, jadi masyarakat bisa mendaftar dan bisa jadi pegawai kontrak. Kalau seperti ini, bagaimana kita mau ngomong, kalau tiba-tiba ada penerimaan secara diam-diam,” sindir Wiyadi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung ini melanjutkan,  jika rekrutmen pegawai tenaga kontrak itu tidak transparan, sehingga pihaknya meminta dianulir.

“Yang jelas kita minta anulir dulu, bagaimana itu nanti gajinya, jangan hanya menerima-menerima saja, seharus ada kejelasan, kapan ada pembukaanya dan harusnya ada pengumuman di media cetak tentang penerimaan tenaga honorer atau kontrak ini, kalau alasannya mengganti yang lama kan ada prosesnya juga,” imbuhnya.

Baca Juga:  16 Tenaga Kontrak DKP yang Dipecat Gugat Pemprov Lampung

Kemudian sambung dia, setiap ada penerimaan tenaga kontrak ada proses yang dilalui, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Ini nanti gajinya dari mana. Kalau mengganti di sekretariat DPRD ini saja pengajuan kita yang lama ada 14 orang hanya 1 yang loos evaluasi dan verifikasi. Lalu ini masuk 19 orang yang baru, orang yang 14 itu saja tidak dterima semuanya, pokoknya kita DPRD minta evaluasi ini semua penerimaan tenaga kontrak 146 di 2017,” tegasnya.

Baca Juga:  Era Kepemimpinan M Ridho Ficardo, Pegawai Kontrak Hidup Sejahtera

Diketahui, ada beberapa satuan kerja yang sudah ditempatkan tenaga kontrak dari Pemkot, seperti Sekretariat DPRD sebanyak 19 orang, Dinas Perhubungan 27 orang, Rumah Sakit Umum Dr.A Dadi Tjokrodipo 30 orang dan Disnaker serta instansi lainnya.

Namun, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Bandarlampung, membantah adanya penerimaan tenaga honorer  atau kontrak. “Tidak ada penambahan honorer, pegawai honorer kita saja sudah seribuan, kan sudah banyak, jika pemkot menerima honorer, mau di tempatkan di mana lagi,” sanggahnya. (JI)

Tenaga Kontrak

Posting Terkait