Duh…Transaksi Elektronik Dalam Negeri Rendah Banget

JAKARTA –Meski pengguna internet di Indonesia terbilang tinggi dan sempat menempati posisi 6 dunia, namun akselerasi untuk penggunaan transaksi elektronik dalam berbagai transaksi masih sangat rendah.

“Lebih dari 50% penduduk Indonesia merupakan pengguna layanan internet. Akan tetapi, sayangnya baru 7,5% dari keseluruhan pengguna layanan internet memanfaatkan jaringan internet untuk transaksi elektronik,” kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Novani Karina Saputri dalam rilisnya.

Untuk itu, pemerintah diminta semakin gencar sosialisasi terkait literasi keuangan elektronik. Pada praktiknya pemerintah mulai menerapkan transaksi eletronik dalam banyak hal, salah satunya adalah transaksi pembayaran di gerbang tol.

Padahal transaksi elektronik diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi jumlah uang beredar / money supply yang akan memengaruhi tingkat inflasi.

Oleh karena itu, kontrol terhadap suku bunga bukan lagi menjadi satu-satunya cara pemerintah untuk mengendalikan inflasi. Berkurangnya jumlah uang beredar secara tidak langsung juga akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi secara agregat.

“Rendahnya transaksi digital, menunjukkan masih rendahnya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran online,” tukasnya.(*)

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Transaksi Elektronik Dalam Negeri Rendah

Posting Terkait