Ekspor Komoditas Pertanian Meningkat di April 2018

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri. (Istimewa)

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja perdagangan komoditas pertanian selama April 2018 menggembirakan.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri, menjelaskan peningkatan ekspor komoditas pertanian yang diperoleh di April 2018 tersebut karena terealisasinya komitmen Kementan untuk menggenjot ekspor di tahun 2018.

Baca Juga:  Menteri Darmin dan Wapres JK Diskusi Cara Tingkatkan Ekspor

Dia mencontohkan, komoditas jagung, kurun waktu Januari hingga Maret 2018, total ekspornya mencapai US$ 11,76 juta, lebih besar dibanding periode yang sama di tahun 2017 yang hanya US$ 2,44 juta atau naik 380,81%.

“Begitupun beras, ekspor pada Januari hingga Maret 2018 mencapai US$ 829.000, sedangkan periode yang sama di tahun 2017 hanya US$ 235.000, sehingga terjadi kenaikan 252,15%,” kata Kuntoro dalam keterangan tertulisnya, seperti yang dilansir dari detik.com, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga:  Indonesia Akan Ekspor Pesawat Militer ke Nepal dan Senegal

Kuntoro mengatakan, sepanjang tahun 2017, negara tujuan ekspor untuk komoditas jagung terbanyak ke Filipina yakni mencapai US$ 7,8 juta. Ekspor kedelai terbanyak ke Australia yakni mencapai US$ 19,17 juta, ekspor ubi kayu terbanyak ke Taiwan sebanyak US$ 4,9 juta dan ekspor ubi jalar terbanyak ke Jepang dengan nilai US$ 5,9 juta.

Baca Juga:  Indonesia Tingkatkan Ekspor Perikanan ke Jepang

“Untuk ekspor nanas terbanyak ke Amerika Serikat nilainya mencapai US$ 52,5 juta, ekspor kelapa terbanyak ke China nilainya mencapai US$ 230,44 juta, dan ekspor kelapa sawit terbanyak ke India mencapai US$ 4,97 miliar,” ungkapnya. (net/hp)

334 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

ekspor pertanian

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan