Emak-emak Tuntut Janji Winarti

Murni | Fajar Sumatera

MENGGALA – Protes keras dilakukan oleh emak-emak yang menamai Tim Bergerak Melayani Warga (BMW) Korlap Kecamatan Menggala lantaran kecewa dengan Bupati Tulangbawang Winarti.

Pasalnya Winarti dianggap ingkar janji untuk mengumrohkan 9 orang tim BMW Menggala secara bertahap selama tiga berturut-turut dengan satu tahun 3 orang.

Sebagai wujud pelampiasan kekecewaan para emak-emak tersebut berniat akan mengembalikan seluruh SK Tim beserta jilbab yang dahulunya merupakan pemberian Winarti sebagai simbol Tim BMW.

Ketua Kelompok tim pemenangan BMW Kecamatan Menggala Tulangbawang Enda mengatakan pihaknya sangat kecewa dan tidak terima atas perlakuan Bupati Winarti yang dianggap bukan saja sudah membohongi pihaknya akan tetapi juga sudah mempermainkan kaum ibu-ibu khususnya yang ber agama Islam.

Sebab menurut Enda sejak awal Winarti mencalonkan diri sebagai Bupati Tulangbawang sampai di lantik, pihaknya bukan saja sudah di janjikan akan tetapi juga sudah di panggil secara pribadi ke kantor Bupati untuk mempertegas jika dalam tahun ini sebanyak 9 kaum emak-emak tersebut akan diberangkatkan umroh secara gratis.

Baca Juga:  Winarti Ancam Pecat Pejabat Pengkhianat

“Tapi nyatanya mana?, sampai sekarang tidak ada. Bahkan program umroh gratis milik Winarti itu sudah akan berangkat tangal 27 ini, lalu nasib kami bagaiman kenapa kami tidak diberangkatkan seperti yang sudah di janjikan,” beber Umi saat sambanggi kantor Bupati, Selasa (17/09).

Padahal Enda menerangkan sebelumnya pada tahun 2018 lalu pihaknya sebanyak sembilan orang emak-emak sudah dipanggil ke kantor Winarti dengan kumpul dan duduk bersama tepat di ruang kerja Sekda Tulangbawang terkait keberangkatan umroh secara gratis Dengan di saksikan langsung oleh Kabag Kesra Tulangbawang Mayori sebagai penanggung jawab kegiatan Umroh tersebut.

“Bahkan setelah pertemuan tersebut kami sambilan orang ini langsung di hubungi pak Ipan kesra untuk di mintai kelengkapan berkas administrasi mulai dari surta KTP KK kartu nikah proposal bahkan sampai akte kelahiran dan itu semua sudah lengkap kami berikan,” paparnya.

Bahkan bukan saja sebatas itu Enda menjelaskan akan tetapi lantaran pihaknya menganggap jika janji umroh secara gratis tersebut benar adanya dengan disuruh melengkapi berkas pihaknya juga sudah berpamitan kepada seluruh keluarga besar.

Baca Juga:  Dendi Lepas 104 Jemaah Umroh

“Sebab kan pikir kami semua tidak mungkin kami dibohongi seperti ini apalagi kami sudah di mintai kelengkapan berkas pasti jalan pikir kami tetapi nyatanya tidak sama sekali kami justru bohongi begini ditambah lagi katanya kelompok kami mau di kasih bantuan uang sebesar 10 juta itu juga bohong pokoknya kami tidak terima kami di permainkan seperti ini sebab kami ini sudah tua apalagi bawa bawa agama islam tidak benar ini,” terangnya.

Oleh karena itu Enda menegaskan lantaran pihaknya tidak terima karena merasa dibohongi dan dipermainkan oleh Winarti maka kelompok tim BMW Kecamatan Menggala Tulangbawang sudah sepakat tidak menganggap Winarti sebagai Bupati Tulangbawang sampai kapanpun.

“Karena kami punya harga diri jadi sebagai bentuk tidak terima dan kemurkaan kami kepada Winarti semua pemberian Winarti baik itu Jilbab , SK ataupun semuanya kami pulangkan hari ini ke Winarti melalui Sekda biar Winarti tahu kami tidak bisa di bohongi dan di permainkan seperti ini apalagi semua ada karma yang harus di tangung Winarti,”tandasnya.

Baca Juga:  Rekanan Desak DPRD Tuba Panggil Winarti

Hal yang sama diungkapkan oleh anggota Tim BMW Maria Ulfa,menurutnya keberadaan Tim BMW merupakan besutan langsung Winarti pada saat hendak mencalonkan diri bersama Hendriwansyah.

“Kami siang malam bekerja bahkan melupakan keluarga untuk kemenangan Winarti-Hendriwansyah,kami tidak meminta apapun,namun ketika kami dijanjikan pasti akan kami tagih,dia sendiri yang menjanjikan akan mengumrohkan semua anggota Tim nah sekarang itu kami tagih karena bukan kami yang meminta,”urainya.

Untuk itu dirinya ingatkan agar kiranya Bupati Winarti tidak perlu lagi menjanjikan apapun dengan masyarakat tulangbawang khususnya masyarakat kecamatan menggala.

“Tidak perlu banyak janji jika tidak ditepati berjanjilah sesuai dengan kemampuan karena bila membuat janji diluar kemapuan maka akan membuat susah diri sendiri,”ingatnya.( MURNI)

Emak-emak Tim BMW Umroh Winarti

Posting Terkait