FSBKU Lampung Tuntut PP 78 Tahun 2015 Dicabut

FSBKU Lampung Tuntut PP 78 Tahun 2015 Dicabut

Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama Wilayah Lampung mengadakan aksi damai di Kantor Gubernur Lampung, Jumat (20/4). Foto: Irzon/Fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – RATUSAN masa yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama ( FSBKU-KSN) Wilayah Lampung, mengadakan orasi terkait para buruh yang masih mengalami berbagai penindasan oleh perusahaan maupun instansi pemerintah yang mempekerjakannya.

Baca Juga:  Abaikan Keselamatan Karyawan, FSBKU Lampung Kecam PT San Xiong Steel

Korlap aksi Sapri, mengatakan hak-hak buruh bukanlah terbatas pada kebutuhan normatif dalam bentuk upah, namun hak sebagai warga negara dalam jaminan terpenuhi pendidikan dan kesehatan.

Untuk menuju Mayday 2018, kata Sapri dalam orasinya, pihaknya yang tergabung dalam aksi Pra Mayday, baik buruh, mahasiswa dan masyarakat yang menjadi korban penindasan sistem imperealis-kapitalis di bawah rezim Jokowi-JK menyatakan sikap.

Baca Juga:  Abaikan Keselamatan Karyawan, FSBKU Lampung Kecam PT San Xiong Steel

“Bangun persatuan gerakan buruh, lawan sistem imperialisme-kapitalisme di bawah rezim Jokowi-JK, wujudkan masyarakat adil dan sejahtera,” kata Sapri, saat melakukan aksi damai di Kantor Gubernur Lampung, Jumat (20/4).

“Di antaranya, kami meminta agar Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, cabut UU Nomor 02 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat, hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing, lawan politik upah murah, tolak MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dan TPP (Trans Pacific Partnership), serta wujudkan reformasi Agraria Sejati,” tegasnya. (ZN)

Baca Juga:  Abaikan Keselamatan Karyawan, FSBKU Lampung Kecam PT San Xiong Steel

FSBKU Lampung PP 78 Tahun 2015

Posting Terkait