Handphone Wartawan Direbut saat Liput Upacara Kemerdekaan RI

(Ist)

PESAWARAN – Dua wartawan harian cetak direbut handphonenya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) bername tag Mala dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesawaran saat meliput Upacara Detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Lapangan Pemda Kabupaten Pesawaran, Jumat (17/8).

Keduanya adalah Imron dari Harian Bongkar Post dan Ahmad Amri dari Harian Lampung Post. Handphone mereka direbut saat mengambil gambar.

“Mau photo yang lain dong, kalau upacara seperti ini wajar dong duduk sebentar, ” kata Mala.

Mengetahui hal tersebut, Sekretaris Bapenda Kabupaten Pesawaran Meryan juga meminta kepada wartawan yang mengambil gambar untuk segera menghapusnya. Pengambilan gambar dilakukan wartawan saat berlangsungnya penghormatan bendera, namun yang bersangkutan justru duduk dan main handphone. “Hapus hapus hapuus, ” pinta Maryan.

Menanggapi soal sikap ASN yang kurang serius mengikuti upacara perayaan kemerdekaan tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi menegaskan bahwa seluruh peserta upacara harus hikmat saat berlangsung.

”Kalau sikap seluruh peserta, ya harus hikmat dong. Tidak boleh ada yang duduk, main handphone apalagi sambil makan. Terlebih saat penghormatan bendera, ya tidak boleh dong. Kalau begitu, mereka tidak menghormati para pahlawan yang telah gugur, ” kata dia.

Seperti yang dilansir dari pelitanusantara.co.id, saat berlangsungnya upacara peringatan HUT RI ke-73 di Lapangan Pemda Kabupaten Pesawaran beberapa peserta dari ASN justru ngobrol, main handphone dan duduk.

Seperti ASN dari Bagian Umum justru makan siomay saat berlangsung penghormatan bendera dan seorang ASN dari Bapenda yang duduk sambil main handphone. Ada juga beberapa peserta dari siswa-siswi dan ASN yang langsung mendekat ke mobil ambulans guna istirahat karena tidak kuat kena terik matahari. (net)

handphone wartawan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan