HET Tak Rugikan Peritel Modern

Ilustrasi. (Ist)

 

JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) membantah bila kebijakan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk tiga bahan pokok merugikan peritel modern. Pasalnya angka pemangkasan harganya sangat sedikit.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengklaim justru sebaliknya, setelah penetapan HET, peritel modern mengalami lonjakan penjualan untuk ketiga bahan pokok tersebut yakni gula, minyak dan daging kerbau.

“Mereka lapor, penjualan daging meningkat dalam dua hari,” kata dia.

HET tersebut telah berlaku sejak 10 April 2017 dan dipastikan tidak akan ada kenaikan hingga September 2017 mendatang.

Store Manager Carefour Ardianto mengatakan, sejak penetapan harga per 10 Arpril lalu diakui penjualan meningkat, terutama pada komoditas gula. Dalam dua hari di periode yang sama, peningkatan gula mencapai 20%.

“Gula 1 ton penjualan di dua hari. Sebelumnya 800 kg dalam hari yang sama,” ujarnya

Sedangkan untuk daging sapi segar harga yang dijual tidak jauh berbeda dengan daging sapi beku. Daging tersebut pun berasal dari sapi yang digemukkan sendiri oleh Carefour.

“Daging sapi segar Rp84.900 per kg, ini lagi promosi, harga awal Rp107.900 per kg. Daging Swasembada,” pungkasnya.(*)

Posting Terkait