Isteri dan Orangtua Jadi Jaminan Atas Tidak Ditahannya Tersangka Koruptor Oleh Polda Lampung

Foto Istimewa

Bandar Lampung – Penyidik kepolisian pada Polda Lampung tidak melakukan penahanan kepada tersangka berinisial GP [Galih Priadi_read] atas dugaan kasus penyelewenangan dana di Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] Perusahaan Daerah [PD] Pesagi Mandiri Perkasa.

Mantan Direktur Utama [Dirut] BUMD PD Pesagi Mandiri Perkasa itu diketahui menjadi tersangka berdasarkan dokumen pemberian kuasa kepada Kantor Advokat Yudi Yusnandi & Rekan. Pada dokumen itu, GP meminta kantor pengacara tersebut menjadi kuasa hukumnya atas dugaan pelanggaran pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat [1] ke-1 KUHPidana.

Baca Juga:  Polda Lampung Kirim Satu Kompi Brimob ke Tanggamus

”Isteri dan kedua orangtua kandung [dari tersangka GP_read],” jelas pengacara GP, Yudi Yusnandi kepada reporter Fajar Sumatera, terkait dasar tidak ditahannya klien dia, Senin malam, 24 Agustus 2020.

Penetapan tersangka kepada GP itu ternyata dilakukan juga kepada pihak lain. Diketahui ada dua orang yang menjadi tersangka.

Terkait hal itu, Kepala Subdit III Tindak Pidana Korupsi [Tipikor] pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Polda Lampung AKBP Yoni Rizal Khova belum memberikan tanggapan. Pertanyaan lewat pesan singkat ke nomor pribadinya tidak mendapat respons.

Baca Juga:  Polda Lampung Bhakti Sosial di Taman Nasional Way Kambas

Dugaan kasus korupsi di BUMD PD Pesagi Mandiri Perkasa mulai menguap pada 2018 lalu setelah sejumlah fraksi di DPRD Lampung Barat mempertanyakan dan meminta agar keberadaan keuangan penyertaan modal Pemkab yang selama ini telah diberikan kepada BUMD PT Pesagi Mandiri Perkasa sebesar 10,1 miliar –yang diperuntukan untuk jual beli semen, gas elpiji, komputer, dan membuat pom bensin di Kecamatan Sekincau– agar segera dilakukan audit oleh instansi yang berwenang lantaran diketahui dalam laporan BUMD ini selalu merugi. [Tommy & Ricardo]

Baca Juga:  Polda Lampung Ringkus 6 Tersangka Narkoba

AKBP Yoni Rizal Khova BUMD PD Pesagi Mandiri Perkasa Polda Lampung

Posting Terkait