Izin SIPA di Lampung Pernah Jadi Sorotan KPK

Fajar Sumatera – Baru-baru ini telah terjadi Operasi Tangkap Tangan [OTT] di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPM-PTSP]. Muncul keterangan, bahwa operasi itu diduga berkaitan dengan suap menyuap dalam hal Surat Izin Pengusahaan Air Tanah].

Operasi ini dilakukan oleh petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung, 29 September 2020.

Kabar yang beredar, peristiwa dugaan perbuatan korupsi itu melibatkan dua orang pegawai DPM-PTSP dan dua orang pihak swasta. Dua pegawai diduga berinisial N dan D: kepala bidang dan kepala sub bidang. Petugas juga diduga turut menyita sejumlah uang senilai Rp25 juta.

Soal SIPA sebenarnya bukan bahasan baru. Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] di era Agus Rahardjo pernah menyoroti izin-izin tersebut di DPM-PTSP Lampung. SIPA yang disoal waktu itu adalah milik PT Sugar Grup Company [SGC].

10 September 2019, KPK melakukan pemantauan terkait SIPA PT SGC. Pemantauan itu dimaksudkan untuk memastikan PT SGC membayar pajak air tanahnya sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Untuk itu, KPK kala itu melakukan investigasi untuk pengumpulan data.

Tim investigasi pun saat itu sudah dibentuk. Keterangan ini datang dari Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Satgas Korsupgah) Wilayah III pada KPK, Dian Patria.

 

Reporter: Ricardo Hutabarat

Posting Terkait